Breaking News:

Setelah Gagal Tiga Kali, Akhirnya Ariza Dapat Mendonasikan Plasma Konvalesen

Gagal mendonorkan plasma karena tidak lolos dalam skrining kesehatan. Pertama karena sel darah putih yang tinggi dan ketiga karena kurang istirahat

Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menunjukkan plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta pada Jumat (5/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) akhirnya dapat mendonasikan plasma konvalesen setelah tiga kali gagal.

Ariza mendatangi kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (5/2/2021). Kedatangan politisi Partai Gerindra itu hendak mendonorkan plasma konvalesen karena beberapa bulan lalu menjadi penyintas Covid-19.

Pantauan di lapangan, Ariza tiba memakai mobil Toyota Kijang Innova di Kantor PMI DKI Jakarta pada pukul 10.45. Setibanya di sana, Ariza langsung bergegas menuju lantai 4 Kantor PMI DKI Jakarta. Kedatangannya diterima oleh Pengurus Bidang Diklat PMI DKI Jakarta Andi Usman.

“Saya Ahmad Riza Patria selesai atau berhasil mendonorkan darah plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta setelah tiga kali sebelumnya gagal,” kata Ariza kepada wartawan pada Jumat (5/2/2021).

Ariza mengaku, tiga kali gagal mendonorkan plasma karena tidak lolos dalam skrining kesehatan. Pertama karena sel darah putih yang tinggi dan ketiga karena kurang istirahat.

Wali Kota Depok Mohammad Idris Komentari Usulan Lockdown Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan

VIDEO Pengurus Vihara Dharma Bhakti Putuskan Tidak Menggelar Kegiatan Sembahyang Imlek 2021

“Jadi pada kesempatan hari ini saya mengajak seluruh warga Jakarta khususnya yang sembuh agar segera dikordinasikan dengan PMI DKI Jakarta agar bisa mendonorkan plasmanya, karena banyak sekali saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan,” ujar Ariza.

Menurutnya, plasma yang didonorkan dapat menjadi terapi bagi pasien yang dirawat di rumah sakit akibat terpapar Covid-19. Dia meyakini, donor plasma ini dapat meningkatkan angka kesembuhan Covid-19 di Jakarta yang saat ini berada di posisi 21.454 orang pada pekan ini.

“Melalui donor plasma ini kita bisa membantu sesama warga yang terinfeksi Covid-19,” ujar Ariza yang pernah terpapar Covid-19 pada 27 November 2020.

Sementara, sekitar 3.500 penyintas Covid-19 gagal mendonorkan plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta. Sejak pandemi Covid-19 sampai pekan ini, PMI DKI Jakarta baru menerima sekitar 1.500 plasma konvalesen dari penyintas.

Akhirnya DKI Tambahan Lima RS Swasta untuk Rujukan Covid-19

Fitur Baru Aplikasi Tije, Calon Penumpang Bisa Tahu Kapan Bus TransJakarta Tiba di Halte Realtime

Ariza mengatakan, tercatat ada 5.000 penyintas Covid-19 yang mendaftar untuk mendonorkan plasma konvalesen. Namun hanya 1.500 orang yang lolos skrining kesehatan, sedangkan 3.500 orang lagi dinyatkan gagal.

“Dari 5.000an yang mendaftar, yang berhasil kurang lebih baru 1.500 orang. Jadi sekalipun kita sudah berniat baik dan datang ke sini, ternyata tidak serta merta bisa mengikuti karena ada syarat-syarat yang harus dipenuhi terkait kesehatan kita,” ujar Ariza.

Seperti yang dialami Ariza yang gagal tiga kali akibat tidak lolos skrining kesehatan. Penyebabnya karena kadar sel darah putih dan tensinya cukup tinggi, serta kurang istirahat. “Mudah-mudahan dengan niat baik ini, semua para pasien Covid-19 yang sudah sembuh dapat mendonorkan plasma dan kami harap bisa diterima dan berhasil,” kata Ariza.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved