Breaking News:

Virus Corona

Penyandang Disabilitas Sukabumi Terdampak Pandemi, Dapat Bantuan dari Siswa SMA Amerika Serikat

"Ini salah satu langkah yang bisa saya lakukan untuk membantu sesama," kata Marco,

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Marco Marcello Salim (16), siswa Shoreline Community College, Amerika Serikat membantu Panti Asuhan Tuna Netra di Sukabumi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Pandemi covid-19 ikut menyulitkan sejumlah lembaga sosial di Indonesia. Tidak terkecuali Yayasan Tuna Netra Budi Nurani yang terletak di Jalan Balandongan, Komplek Propelat Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Sukabumi, Jawa Barat. 

Pandemi membuat mereka kesulitan menjalankan kegiatan karena kurangnya finansial.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas ini, Marco Marcello Salim (16), siswa Shoreline Community College, Amerika Serikat rela merogoh koceknya untuk membantu disabilitas di sana.

Panti Asuhan Budi Nurani kesulitan untuk membiayai para penyandang disabilitas di sana. Makanya, dia memilih tempat itu dan memberikan bantuan dalam bentuk uang kepada mereka. 

"Ini salah satu langkah yang bisa saya lakukan untuk membantu sesama," kata Marco, di Jakarta, Jumat (5/2/2021) seperti dikutip dari keterangannya.

Memang, Marco menyadari dia tak dapat membantu yayasan sosial itu keluar dari kesulitan finansial. Setidaknya, dia berharap, bantuan itu bisa meringankan para pengurus yayasan ataupun penyandang disabilitas untuk sementara waktu. 

VIDEO Penodongan Modus Menuduh Korban Sebagai Pelaku Penganiayaan Marak, Enam Pelaku Ditangkap

VIDEO Driver Ojol di Ciputat Dibakar oleh Istri Sendiri, Polisi Belum Bisa Pastikan Pelaku

VIDEO Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan, 10 Unit Pompa Disiagakan di Waduk Pluit

Marco bercerita, pemberian bantuan ini bukanlah yang pertama kalinya. Sejak kecil dia bersama keluarganya sering memberikan senjumlah donasi ke yayasan sosial. 

"Intinya, saya senang bisa membantu memberikan dana untuk mereka yang membutuhkan," kata Marco.

Apa yang dilakukan Marco, diapresiasi oleh Tanti selaku Kepala Sekolaj Luar Biasa A (Tunanetra) Budi Nurani. Tanti menuturkan, tak lama setelah pandemi tiba, pihaknya memang kesulitan finansial. 

Biasanya, sebelum virus corona menyebar di Indonesia, pihaknya mendapatkan banyak bantuan baik dari donatur tetap ataupun tidak. Namun, hingga kini, mereka sepi bantuan. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved