Breaking News:

Partai Politik

Diseret Demokrat Soal Isu Kudeta AHY, Nasdem: Terlalu Sering Nonton Game of Thrones, PKB: Ngaco!

Menurutnya, AHY sebagai pimpinan Partai Demokrat sebaiknya segera menyelesaikan persoalan internal.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut Moeldoko mengklaim dapat dukungan dari Partai NasDem dan PKB, untuk maju pada Pilpres 2024. 

"Fokus PKB adalah Indonesia berhasil melalui masa-masa sulit di tengah pandemik, yang memberi dampak begitu besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat," papar Daniel.

Sebelumnya, Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengklaim dapat dukungan dari Partai NasDem dan PKB, untuk maju pada Pilpres 2024.

Andi Arief Sebut Jokowi Sudah Tegur Moeldoko, Minta Tak Ulangi Perbuatan Tercela kepada Demokrat

Hal tersebut disampaikan Andi berdasarkan keterangan saksi yang diajak bertemu Moeldoko, dalam dugaan kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Demokrat, sebagai kendaraan untuk Pilpres 2024.

"Katanya dia (Moeldoko) direstui oleh pak lurah dan didukung oleh menteri-menteri."

"Untuk 2024 katanya didukung PKB dan didukung Nasdem, tinggal Demokrat, begitu katanya," ujar Andi saat dihubungi, Jumat (5/2/2021).

Natalius Pigai Siap Bertemu Abu Janda: Saya Tak Pernah Terpikirkan untuk Memenjarakan

Atas keterangan saksi yang didapat DPP Partai Demokrat, kata Andi, AHY kemudian mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengklarifikasinya.

"Karena ada berita begitu-begitu, kita tanya sama Pak Jokowi."

"Kirim surat baik-baik dengan sopan, benar tidak kata-kata Pak Moeldoko itu pada kader-kader kami?" Tutur Andi.

Abu Janda: Saya Kagum Sama AM Hendropriyono, Makanya Reaktif Terhadap Hinaan Natalias Pigai

Adapun saksi tersebut merupakan kader dari beberapa DPC Demokrat dengan jumlah sekitar sembilan orang yang diundang ke Hotel Aston, Jakarta, oleh kader Demokrat yang berada di Jakarta.

"Jadi waktu itu diundang ke Jakarta karena dikatakan ada penyaluran bantuan bencana dan sebagainya. datang lah ke Jakarta."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved