Breaking News:

Partai Politik

Diseret Demokrat Soal Isu Kudeta AHY, Nasdem: Terlalu Sering Nonton Game of Thrones, PKB: Ngaco!

Menurutnya, AHY sebagai pimpinan Partai Demokrat sebaiknya segera menyelesaikan persoalan internal.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut Moeldoko mengklaim dapat dukungan dari Partai NasDem dan PKB, untuk maju pada Pilpres 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Partai NasDem enggan menanggapi isu kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Partai Demokrat, yang kini menyeret partai berjargon Restorasi Indonesia itu.

"Energi yang sia-sia kalau menanggapi gosip yang tidak jelas," kata Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung saat dihubungi, Jumat (5/2/2021).

Menurutnya, AHY sebagai pimpinan Partai Demokrat sebaiknya segera menyelesaikan persoalan internal, agar kader semakin solid dalam membangun partai.

Anggota FPI Makassar Mengaku Dibaiat ISIS dan Disaksikan Munarman, Polri Tunggu Kerja Densus 88

"Beresin aja urusan internalnya supaya tambah kuat."

"Mungkin itu terlalu sering nonton Game of Thrones," ujar Martin.

Sementara, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menyebut pihaknya yang juga diseret dalam isu kudeta itu, belum memikirkan kontestasi Pilpres 2024.

Pemerintah Pastikan Tak Potong Insentif Nakes, Rp 1,17 Triliun Belum Disalurkan Pemda

"PKB belum kepikiran masalah pilpres," ucap Daniel saat dihubungi, Jumat (5/2/2021).

Menurutnya, pernyataan Andi Mallarangeng yang menyebut Moeldoko mengklaim didukung PKB untuk maju Pilpres 2024, sangat tidak mendasar.

"Ngaco, pilpres masih jauh dan akan dinamis sesuai peta politik dan peta suara dukungan rakyat," ucap Daniel.

Bantah Disewakan Apartemen oleh Edhy Prabowo, Debby Susanto: Pencemaran Nama Baik

Ia menyebut, PKB saat ini sedang fokus bersama pemerintah dan semua pihak untuk membebaskan Indonesia dari pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved