Breaking News:

Pilkada Serentak

Cuma Minta Pelantikan Bupati Terpilih Sabu Raijua Ditunda dan Bukan Dibatalkan, Ini Alasan Bawaslu

Kewenangan Bawaslu selaku pengawas pemilu telah selesai saat KPU sudah menetapkan calon kepala daerah terpilih.

Tangkap layar kanal YouTube KPU SABU RAIJUA
Orient P Riwu Kore (kiri), bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, berstatus warga negara Amerika Serikat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) hanya meminta Kemendagri menunda pelantikan Orient Patriot Riwu Kore, bupati terpilih Sabu Raijua.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menjelaskan alasan pihaknya tak meminta pembatalan pelantikan, lantaran atas dasar prinsip kehati-hatian.

Mengingat, kasus Orient masih berlangsung.

Ketua KNKT Pastikan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Utuh Sampai Membentur Air, Tidak Meledak di Udara

"Setiap proses yang dilakukan penyelenggara pemilu itu dengan menerapkan kehati-hatian."

"Tidak boleh cacat prosedur, kewenangan, dan cacat secara substantif."

"Prinsip ini yang kami sampaikan kepada Kemendagri kenapa diusulkan penundaan pelantikan," kata Fritz dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (4/2/2021).

Diperiksa Soal Cuitan Evolusi kepada Natalius Pigai, Abu Janda Pusatkan Seluruh Pikiran dan Tenaga

Terlebih lagi, kata Fritz, kewenangan Bawaslu selaku pengawas pemilu telah selesai saat KPU sudah menetapkan calon kepala daerah terpilih.

Kewenangan selanjutnya disebut berada di tangan Kemendagri, bukan lagi penyelenggara pemilu.

"Kita kan harus sadar bahwa tahapan Pilkada itu sudah selesai."

Jokowi Teken PP 4/2021, Gaji Ketua Ombudsman Naik Jadi Rp 29,9 Juta, Anggota Rp 25,4 Juta

"Proses penetapan sudah selesai dan dokumen juga sudah diserahkan kepada Mendagri untuk proses pelantikan."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved