Breaking News:

Berita Depok

Cerita Nur Azizah Tamhid Anggota Komisi VIII DPR Dapil Depok dan Bekasi Saat di Purwakarta

Cerita Nur Azizah Tamhid Anggota Komisi VIII DPR Dapil Depok dan Bekasi Saat di Purwakarta.

Istimewa
Cerita Nur Azizah Tamhid Anggota Komisi VIII DPR Dapil Depok dan Bekasi Saat di Purwakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Cerita Nur Azizah Tamhid, anggota Komisi VIII DPR Dapil Depok dan Bekasi saat di Purwakarta.

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nur Azizah Tamhid, bersilaturahim dengan kader-kader PKS Kabupaten Purwakarta di kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Purwakarta, bulan lalu.

Kedatangan Nur Azizah ditemani sang suami Nur Mahmudi Isma'il yang merupakan Presiden Partai Keadilan pertama pada tahun 1998, sebelum berubah nama menjadi PKS.

Di hadapan para kader, Nur Azizah memberikan motivasi dan berbagi pengalamannya sebagai kader PKS yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS.

Kehadiran Nur Azizah dan suami disambut kader-kader Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Kabupaten Purwakarta.

Di hadapan kader BPKK, Nur Azizah memberikan motivasi agar terus menjadi ummahat yang berdaya tidak hanya untuk keluarga kecilnya.

Melainkan juga harus terus berkarya dan berkiprah dalam skala yang jauh lebih luas, untuk masyarakat.

“Insya Allah kader BPKK PKS di sini sudah banyak kontribusinya di masyarakat. Kita harus terus berjuang untuk mencerdaskan masyarakat. Tentu kita harus terus mengambil peran itu, membaur menjadi bagian dari masyarakat dari skala terkecil di tingkat RT dan RW, hingga skala besar di negeri ini," jelas Nur Azizah.

Inilah Harapan Warga Konghucu Depok kepada Anggota DPR dari Fraksi PKS Nur Azizah Tamhid

Nur Azizah mengajak agar perempuan jangan takut mengambil peranan lebih besar di masyarakat.

Lantaran saat menjadi Ketua TP-PKK Kota Depok ia banyak bersinggungan langsung dengan urusan sosial, keagamaan, kebencanaan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Nur Azizah turut berbagi pengalaman, sebelum menjadi anggota DPR RI ia juga pernah menjadi Ketua Rumah Keluarga Indonesia (RKI) tingkat kecamatan, di bawah naungan PKS Kecamatan Cimanggis Kota Depok.

Selain itu, ia juga menceritakan pengalamannya Ketika menjadi Ketua TP-PKK Kota Depok saat sang suami Nur Mahmudi menjabat sebagai Wali Kota Depok periode 2006-2016.

Saat menjadi istri Walikota, ia secara rutin saya mengisi kajian bulanan di Masjid Balaikota Depok.

Hal itu dilakukannya sebagai bentuk syiar menyampaikan bimbingan, arahan dan motivasi kepada para pengurus agar memiliki pemahaman agenda yang benar.

Bangun Kampus UIII Depok, Indonesia Harus Jadi Pusat Studi Islam di Dunia, Tergetkan September Buka

Selain itu tulus ikhlas dan bersemangat dalam pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

"Alhamdulillah setiap bulannya rutin dihadiri ibu-ibu perwakilan pengurus PKK kelurahan dan kecamatan se-Kota Depok serta para pengurus TP PKK Kota Depok yang jumlahnya sekitar 500 orang," kata Nur Azizah.

"Mereka begitu antusias setiap bulannya datang ke kajian, sekaligus bersilaturahim dan memperbaharui semangat pemberdayaan," lanjutnya. 

Ketua BPKK PKS Kabupaten Purwakarta, Nina, mengapresiasi kehadiran Nur Azizah di Purwakarta yang bukan merupakan Dapil Nur Azizah.

Nina menyampaikan bahwa kepengurusan BPKK baru terbentuk di awal Januari 2021. 

Anggota DPR Nur Azizah sebut Warga Depok patut bangga dengan UIII. Pertama di Indonesia, jadi magnet peradaban Islam.
Anggota DPR Nur Azizah sebut Warga Depok patut bangga dengan UIII. Pertama di Indonesia, jadi magnet peradaban Islam. (Istimewa)

Sebab itu, pengalaman yang disampaikan Nur Azizah Tamhid menjadi semangat kader PKS Purwakarta.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas kehadiran ibu Nur dan Pak Nur atas ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan kepada kami," kata Nina.

"Sebagaimana program-program yang telah dicanangkan DPD, saatnya kini kami berlari menjalankan program dan memberikan yang terbaik," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Azizah memberikan buku kepada pengurus BPKK PKS Kabupaten Purwakarta.

Buku tersebut merupakan  kumpulan tausiyah yang ditulis Nur Azizah selama dirinya menjabat sebagai Ketua TP-PKK Kota Depok serta Buku Panduan TP PKK Kota Depok pada zamannya.

Nur Azizah: Warga Depok Patut Bangga dengan UIII, Pertama di Indonesia, Jadi Magnet Peradaban Islam

Nur Azizah berharap rangkaian buah pemikiraannya ini dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh kader khususnya kader perempuan PKS di Kabupaten Purwakarta.

PKS saat ini merupakan Partai Islam Rahmatan Lil alamin. Artinya semua sebagai kader harus dapat menjadi agen Rahmatan Lil Alamin, sebagaimana pesan Presiden PKS saat Munas lalu.

Kebaikan itu harus selalu tercermin dalam diri setiap kader PKS.

“Sebagai kader, jangan pernah takut untuk berkiprah lebih luas, menjadi agen pembawa perubahan yang membawa kebaikan," ujar Nur Azizah.

"Tidak terkecuali kita, perempuan, teruslah berkontribusi. Jangan takut untuk berinovasi dan berkarya di tengah masyarakat," tambahnya.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved