Breaking News:

Persita Tangerang

Asisten Pelatih Persita Tangerang Wiganda Saputra Pernah Dituduh Menerima Uang Rp 200 Juta di Liga 2

Asisten Pelatih Persita Tangerang, Wiganda Saputra, punya momen yang sulit dilupakan saat menjadi pelatih pasukan Pendekar Cisadane tahun 2018.

Warta Kota
Asisten Pelatih Persita Tangerang, Wiganda Saputra, saat ditemui Warta Kota, Kamis (4/2/2021). 

"Saya sempat frustrasi, karena tidak bisa memainkan mereka. Tak mungkin saya paksakan pemain yang divonis dokter tim tidak fit di laga penting. Saya dan rekan yang lain tak bisa ambil risiko," ungkapnya.

Sedihnya lagi, Persita di masa itu yang masih masa menuju tim profesional masih mengandalkan dokter umum. 

Vonis dokter itulah yang menjadi acuannya dalam menyiapkan line-up pemain.

Saat laga, Persita tertinggal 0-2 dari babak pertama. Wiganda tak ada pilihan selain mengambil risiko memainkan Egy di babak kedua, meski divonis dokter tidak fit. 

Anehnya, Wiganda menyadari tidak ada masalah serius pada Egy.

Egy justru tampil optimal. 

Kenyataan yang sulit untuk ia terima, karena Egy sebenarnya layak dimainkan sejak babak pertama. 

Namun, acuannya di awal soal vonis dokter membuatnya hanya bisa menarik nafas menyaksikan kenyataan yang ada di depan mata.

"Mungkin jika dokternya dulu dokter olahraga, hal itu tidak terjadi. Tapi itu telah berlalu. Saat itu, orang-orang hanya tahu bahwa Persita butuh sosok Egy dan Ade, kami pun tahu akan itu, tapi mereka tidak tahu apa yang terjadi di dalam tim. Mereka tidak tahu soal kondisi pemain. Itulah yang terjadi," terangnya.

Skor tak berubah, Persita gagal lolos, Wiganda pun dihujat. 

Halaman
1234
Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved