Kriminalitas

Pelarian Kibo Berakhir, Spesialis Begal Sepeda itu Ditangkap Ditempat Persebunyiannyad i Serang

Pelarian Kibo Berakhir, Spesialis Begal Sepeda itu Ditangkap Polisi Ditempat Persebunyiannya di Serang, Banten

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
Polres Metro Jakarta Barat
Pesepeda Hendra Gunawan (41) dibegal di di Jalan Puri Indah Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Spesialis begal sepeda yang sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) akhirnya berhasil diringkus polisi.

Pelaku berinisial K itu kabur hingga ke Serang, Banten.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan pelaku ditangkap oleh Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat.

Ia ditangkap karena membegal sepeda ajudan Wakil Menteri Lingkugan Hidup dan Kehutanan (LHK), Slamet Supriyadi di Jalan Latumenten, Tanjung Duren, Jakarta Barat sepekan lalu.

"Pelaku berinisial K ditangkap Senin (1/2/2021) kemarin," ujar Arsya dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (4/2/2021).

Arsya melanjutkan, K bersembunyi di salah satu rumah kerabatnya untuk menghindari kejaran aparat kepolisian.

Ketika itu, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu begal sepeda berinisial K alias Kibo berada di Serang.

Dengan cepat, anggotanya mengecek ke lokasi yang dimaksud oleh masyarakat guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Sebab, pihaknya sudah berkomitmen akan meringkus semua pelaku kejahatan di Jakarta Barat.

Miris, Bantaran Kali CBL Bekasi, Persis Sebelah Tol Cibitung-Cilincing Jadi Lautan Sampah

"Ternyata benar yang bersangkutan pernah dilihat di wilayah tersebut. Hanya saja, selama pelariannya saudara K selalu di dalam rumah mengurangi kegiatan diluar untuk menghindari dikenali orang terutama setelah kami melakukan rilis," tegas dia.

Arsya menambahkan, K alias Kibo ini memiliki peran sebagai joki sepeda motor saat beraksi.

Namun, Kibo katanya juga terkadang menjadi eksekutor atau yang menjambret handphone korban di beberapa wilayah.

"Pelaku K memang lebih sering menjadi joki. Karena memang memiliki keahlian dalam mengendarai sepeda motor untuk menghindari apabila sewaktu-waktu mereka dikejar oleh aparat kepolisian atau masyarakat pada saat melaksanakan kejahatan," ucap Arsya.

Pemerintah Potong Insentif Nakes Hingga 50 Persen, PKS Bilang Sangat Tidak Manusiawi, PDIP Kecewa

Menurut dia, kelompok ini sangat tertutup, tidak seperti kelompok begal yang sudah pernah diungkap.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved