Breaking News:

Kebijakan Kawasan Rendah Emisi di Kawasan Wisata Kota Tua Bakal Diterapkan Mulai Pekan Depan

Pemprov DKI Jakarta resmi mulai menerapkan kebijakan low emission zone (LEZ) atau kawasan rendah emisi di Kawasan Wisata Kota Tua

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Pengunjung kawasan Kota Tua tampak sedang berswafoto di depan Museum Fatahillah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta resmi mulai menerapkan kebijakan low emission zone (LEZ) atau kawasan rendah emisi di Kawasan Wisata Kota Tua pada Senin (8/2/2021). Pada tahap ini, penerapan kebijakan LEZ akan dilakukan selama 24 jam.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, area penerapan LEZ masih sama seperti uji coba pada pertengahan Desember 2020 lalu. Di antaranya Jalan Pintu Besar Utara - Jalan Kalibesar Barat sisi Selatan - Jalan Kunir sisi Selatan - Jalan Kemukus - Jalan Ketumbar dan Jalan Lada.

“Kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum non Transjakarta tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ, dengan pengecualian yang telah diatur,” kata Syafrin berdasarkan keterangannya pada Kamis (4/2/2021).

Mengenal Tiga Tradisi Saat Hari Raya Imlek, Salah Satunya Banyak Makan Mie

Agus Pambagio: Rancangan Peraturan Pelayaran Berpotensi Matikan Industri Kapal Dalam Negeri

Syafrin mengatakan, pengecualian diberikan kepada kendaraan yang telah lulus uji emisi yang dibuktikan dengan stiker. Adapun stiker tersebut operasionalnya tidak dapat digantikan dengan kendaraan lain.

Sementara untuk kegiatan bongkar muatan barang atau logistik dipusatkan di Jalan Kalibesar Timur sisi selatan tanpa ada batasan waktu. Kata dia, pada tahap ketiga atau ketika Jalan Lada sisi selatan mulai dibangun menjadi pedestrian plaza, maka arus lalu lintas dialihkan.

Kendaraan dapat melalui Jalan Lada sisi Selatan Bank Mandiri. Rutenya melalui Jalan Pintu Besar Utara – Jalan Kalibesar Barat sisi selatan – Jalan Kunir sisi selatan – Jalan Kemukus – Jalan Ketumbar – Jalan Lada sisi utara – Jalan Lada selatan Bank Mandiri – Jalan Pintu Besar Selatan.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Tahun 2021 Segera Dibuka, Siapkan KTP, Akses Laman Resminya

Kurangi Dampak Buruk Tembakau, Peneliti Dorong Insentif Produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya

Sebelumnya, uji coba penerapan LEZ telah dilakukan pada 18 Desember 2020 pukul 09.00, hingga 23 Desember 2020. Kebijakan LEZ diberlakukan di Kawasan Kota Tua karena lokasi ini merupakan objek revitalisasi kawasan besar dengan kunjungan pariwisata tinggi.

Menurut dia, lonsep penataan yang baik akan mendorong masyarakat semakin tertarik untuk mengunjungi Kawasan Kota Tua. Selain itu, dengan tingginya aktivitas masyarakat di dalam Kawasan Kota Tua, maka jaminan penyediaan kualitas udara yang baik menjadi mandat yang perlu dilaksanakan pemerintah.

Kualitas udara yang baik juga ikut melindungi kondisi bangunan cagar budaya yang banyak terdapat di kawasan wisata Kota Tua. Kebijakan ini merupakan kegiatan pembuka dan akan paralel dengan kegiatan lainnya, seperti kegiatan penataan kawasan Stasiun Jakarta Kota serta Pembangunan Jalur dan Stasiun MRT Jakarta.

Revitalisasi TIM Akan Buat Teater Outdoor, Ini Tujuannya

Vicky Prasetyo Kaget Dengar Pengakuan Saksi, Ada 2 Laki-laki Sering Menginap di Rumah Angel Lelga

Adapun pelaksanaan penataan Kawasan Wisata Kota Tua berdasarkan dua regulasi. Pertama, Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, Serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas, kedua Peraturan Gubernur Nomor 36 Tahun 2014 tentang Rencana Induk Kawasan Kota Tua.

“Kepada para pegawai yang berkantor di Kawasan Wisata Kota Tua dan masyarakat yang akan mengunjungi Kawasan Wisata Kota Tua dapat memanfaatkan layanan angkutan umum yang disediakan, seperti Commuter Line turun di Stasiun Jakarta Kota, Bus Transjakarta beserta feeder, atau kendaraan tidak bermotor seperti sepeda,” jelas Syafrin.

Sementara untuk pengguna kendaraan bermotor pribadi dapat memanfaatkan fasilitas parkir yang ada, yaitu area parkir Taman Kota Intan dan pelataran parkir Glodok. Area parkir disediakan terbatas karena diharapkan masyarakat dapat beralih menggunakan angkutan umum yang telah disediakan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved