Breaking News:

Berita Depok

Heboh Pasar Muamalah di Depok, Warga Sebut Penggunaan Dirham Untuk Zakat

Pasar Muamalah di Jalan Raya Tanah Baru, RT 003 RW 04, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok kini sepi setelah pencetusnya ditangkap polisi.

istimewa
Koin yang digunakan transaksi di Pasar Muamalah Depok dan menuai kontroversi. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Suasana di lokasi Pasar Muamalah Kota Depok tampak sepi, pasar yang biasa di gelar di sebuah ruko beralamat di Jalan Raya Tanah Baru, RT 003 RW 04, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok tak tampak adanya kegiatan pasar yang belakangan menghebohkan masyarakat.

Terlebih setelah Bareskrim Mabes Polri menangkap Zaim Saidi yang tak lain merupakan pemilik pasar kaget tersebut.

Kehebohan terjadi lantaran Pasar Muamalah menjadikan Dirham dan Dinar sebagai alat tukar dalam transaksi jual beli.

Wajibkan Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, Bareskrim Ciduk Zaim Saidi Pendiri Pasar Muamalah Depok

Seorang anak dari Pak RT yang ada dilingkungan sekitar mengatakan, kejadian sebenarnya bukanlah seperti apa yang beredar di pemberitaan selama ini.

"Dirham itu dibagikan sama Pak Haji (Zaim Saidi) untuk warga yang kurang mampu. Satu kepala keluarga diberikan satu koin untuk ditukarkan bahan pokok," kata nara sumber yang enggam menyebutkan namanya ini kepada wartawan di sekitar lokasi Pasar Muamalah, Kota Depok, Kamis (4/2/2021).

Menurutnya, Dirham tersebut diberikan dalam kurun waktu dua bulan sekali yang setiap pemberiannya memiliki jeda waktu berbeda-beda antara RT yang satu dengan RT lainnya.

"Jadi mutar gitu, misalkan di RT saya itu terakhir dapat Desember kemarin, nanti Januari beda lagi RT nya yang dikasih, begitu terus sampai nanti balik lagi ke RT saya. Biasanya RT sini dapatnya dua bulan sekali. Jadi tuh penukaran ini kayak zakat maalnya Pak Haji karena dibagikan gratis untuk oramg-orang yang benar-benar ngga mampu seperti janda, anak kebutuhan khusus, macam-macam," katanya.

VIDEO Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham di Depok, BI Tegaskan Alat Pembayaran Sah Hanya Rupiah

Setiap satu kalo pembagiam jatah, masing-masing RT mendapatkan 35 koin untuk dibagikan kepada 35 kepala keluarga kurang mampu.

Mereka yang mendapatkan koin Dirham tersebut pun diakui narsum tersebut tidak menukarkan dengam Rupiah alias gratis.

"Nanti satu koin itu ditukar sama beberapa bahan pokok misal beras, telur satu setengah kilo, gula seperapat, minyak, dan lainnya dan itu gratis ngga harus menukar dengan Rupiah," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved