Breaking News:

Diberi Dua Opsi Mutasi Atau PHK, Disnaker Pantau Kelanjutan Nasib 52 Karyawan Giant Margo City Depok

Tutupnya supermarket Giant Margo City Depok yang sedianya akan tutup permanen pada 3 Maret mendatang,

Warta Kota
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Depok, Manto saat ditemui wartawan di SMK 1 Perintis, Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok, Selasa (14/1/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Tutupnya supermarket Giant Margo City Depok yang sedianya akan tutup permanen pada 3 Maret mendatang, menjadi perhatian Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok.

"Ya rencana mau tutup. Nasib karyawan giant akan terus kami monitor," papar Kepala Disnaker Kota Depok Manto saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Kamis (4/2/2021).

Informasi yang didapat dari manajemen, Manto menjelaskan ada 52 pegawai tetap yang terimbas rencana tutupnya Giant Margo City.

Puluhan karyawan itu, kata Manto, ditawarkan dua pilihan oleh pihak manajemen Giant.

Pertama, mutasi ke Giant seluruh Indonesia. Kedua, akan dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bila tidak ada formasi di outlet.

"Nah, misalnya jika pegawai keberatan dimutasi ke luar daerah, bisa diselesaikan secara bipartit atau mereka di PHK dan diberikan pesangon sesuai aturan yang berlaku," tuturnya.

Namun begitu, kata Manto, pihaknya siap untuk terus memantau kelanjutan nasib para pegawai Giant sampai kemudian mendapatkan haknya sebagai karyawan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak di dalam kontrak kerja.

"Kalau karyawan mau dimutasi ya Alhamdulillah. Tetapi kalau putus atau diberhentikan, pihak manajemen harus memenuhi semua hak dan kewajibannya sesuai yang tertera di surat kontrak," akunya.

Sementara itu, dari pantauan Warta Kota di Giant Margo City, terdapat antrean konsumen yang ingin berburu barang-barang Giant sebelum tutup permanen.

Pasalnya, pihak Giant memberikan diskon ke sejumlah barang sebelum menutup supermarket yang berada di lantai basement Margo City.

Pihak keamanan Margo City terlihat mengatur antrean dan jumlah konsumen yang berada di dalam lokasi Giant agar tetap menjaga jarak demi menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Antrean dibuat mengular agar para konsumen dapat bergantian masuk dan berburu barang kebutuhannya.

Pembegal Ajudan Wakil Menteri Ini Lihai Bawa Motor Agar bisa Lolos dari Kejaran Kawanan Polisi

Diterjang Banjir Ketinggian 1,2 Meter, Terowongan Penghubung Dua Kampung Tak Bisa Dilalui Pengendara

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved