Breaking News:

Pilkada Serentak

Cegah Klaster Covid-19 Baru, Pelantikan Kepala Desa Terpilih di Kabupaten Bekasi Dilakukan Virtual

Cegah Klaster Covid-19 Baru, Pelantikan Kepala Desa Terpilih di Kabupaten Bekasi Dilakukan Secara Virtual

Warta Kota
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) bersama Kementerian Dalam Negeri melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Persiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2020 sekaligus sosialisasi Permendagri Nomor 72 tahun 2020, di Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (7/12/20).  

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bakal melakukan pelantikan kepala desa (kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 secara virtual.

Rencananya, pelantikan secara virtual itu akan dilaksanakan secara serentak pada Selasa 9 Februari 2020 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintah Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Maman Firmansyah mengatakan prosesi pelantikan kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 yang diikuti 16 Desa dari 11 Kecamatan di Kabupaten Bekasi bakal digelar secara virtual.

Prosesi pelantika dilakukan secara virtual dikarenakan masih diberlakukannya kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bekasi, selain itu juga guna menghindari penyebaran wabah corona.

 ”Prosesi pelantikan nantinya akan dilakukan secara online (virtual),” katanya.

Pelantikan kepala desa itu akan dilakukan oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

16 kepala desa terpilih, 14 diantaranya akan dilantik secara virtual di masing-masing Kecamatan. Sedangkan 2 kepala desa terpilih lainnya akan dilantik di Gedung Command Center Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi.

Pemprov DKI Pertimbangkan Usulan Epidemiolog soal PSBB Ketat. Simak Selengkapnya

”Jadi dua kepala desa terpilih itu dilantik di Gedung Diskominfosantok, sebagai simbolis serta akan ‘mewakili’ yang lainnya," ujarnya. 

Ia juga menghimbau saat proses pelantikan, kepala desa terpilih yang akan dilantik tidak boleh membawa massa. Baik itu di aree gedung Diskominfosantik maupun di kantor kecamatan.

"Sangat diminta saat proses pelantikan jangan membawa massa, sesuai komitmen serta aturan berlaku guna mencegah penyebaran corona," paparnya.

Soroti Kabar Hoaks di Medsos hingga Kasus Abu Janda, KNPI Minta Pemerintah Tegas Atur Penyedia OTT

Adapun 16 kepala desa terpilih yang akan dilantik yakni H.Agus Sopyan – Desa Segara Makmur (Tarumajaya), H. Suhendra – Desa Karang Raharja (Cikarang Utara), H. Acim – Desa Sukarapih (Tambelang), Samen – Desa Telajung (Cikarang Barat) serta Ahmadi - Desa Setiamulya (Tarumajaya)

Lalu, H. Gorin Santoso – Desa Cikedokan (Cikarang Barat) , H.Mahir Nurwaman – Desa Pantai Harapan Jaya (Muaragembong), H. Tamin Komarudin – Desa Sukalaksana (Sukakarya), Mulyadi Fernando – Desa Ciantra (Cikarang Selatan),  Mohammad Rojali – Desa Tanjung Sari (Cikarang Utara) serta Bidan Eno – Desa Karang Rahayu (Karang Bahagia).

Kemudian Iwan Gepeng – Desa Jayamukti (Cikarang Pusat), H.Firman RZ – Desa Wibawa Mulya (Cibarusah), Rahmat Gunawan – Desa Cikarang Kota (Cikarang Utara), H.Sugandi – Desa Telaga Murni  (Cikarang Barat) dan Jayadi Said – Desa Mangunjaya (Tambun Selatan). 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved