Breaking News:

Berita Nasional

Moeldoko Akui Beberapa Kali Lakukan Pertemuan di Hotel dan Rumahnya Terkait AHY, Tapi Ia Ngaku Pasif

Kepala Staf Presiden Moeldoko beri keterangan lengkap soal pertemuan dengan kader Demokrat kediamannya, Jalan Lembang, Menteng, Rabu (3/2/2021)

Editor: Wito Karyono

Selain itu, tidak mudah terombang-ambing dalam menghadapi setiap persoalan.

"Saran saya ya, menjadi seorang pemimpin harus seorang pemimpin yang kuat. jangan mudah baperan, jangan mudah terombang ambing dan seterusnya," kata dia.

Namanya diseret dalam kasus dugaan pihak yang akan mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY), Mantan Panglima TNI beri klarifikasi.

Seolah menjadi tameng hidup, dengan tegas ia minta tak libatkan Presiden Jokowi dalam kasus itu. 

Moeldoko pastikan ia sendiri yang akan bertanggung jawab akan tudingan tersebut,

Ramalan Zodiak Kamis 4 Februari 2021, Taurus Sebaiknya Tahan Diri, Leo Waktunya Jalin Hubungan Baru

Seperti diketahui, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko angkat bicara soal tudingan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) yang menyebut adanya gerakan untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat yang melibatkan pejabat tinggi Istana Presiden.

Moeldoko meminta agar pihak Partai Demokrat tidak dengan mudah menuding Istana.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko (photocollage/tribunnews.com)

Ia juga mengingatkan agar Demokrat tak mengganggu Presiden Joko Widodo.

"Jangan sedikit-sedikit Istana. Dalam hal ini saya mengingatkan, sekali lagi jangan sedikit-sedikit Istana dan jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini," kata Moeldoko melalui konferensi pers virtual, Senin (1/2/2021) malam.

Pemerintah Resmikan Bank Syariah, Dosen UI: Tambah Aneh, Bank BUMN Saja Lagi Sulit Cari Nasabah

Moeldoko menyebut bahwa Presiden Jokowi tak tahu menahu soal isu ini.

Oleh karena itu, persoalan ini menjadi urusan Moeldoko semata.

"Beliau (Jokowi) dalam hal ini tidak tahu sama sekali, enggak tahu apa-apa dalam hal isu ini. Jadi itu urusan saya, Moeldoko ini bukan selaku KSP," ujar dia. 

Moeldoko kemudian menjelaskan awal mula isu ini berkembang.

Ia menyebut bahwa kerap kedatangan tamu di Kantor KSP.

Soal Blusukan Risma, Plh Walikota Jakarta Pusat Irwandi Sambut Baik Kritik Membangun

Sebagai mantan Panglima TNI, Moeldoko mengaku selalu membuka pintu untuk siapa saja selama 24 jam.

Moeldoko tak menyebutkan secara detail tamu yang ia maksud.

Namun, ia hanya menyebut bahwa tamu itu datang berbondong dan membicarakan banyak hal, terutama situasi terkini.

Ini Dilakukan Pejabat Negara Dari situlah, berkembang isu yang saat ini beredar.

Moeldoko menduga isu itu berangkat dari foto-foto dirinya bersama tamu-tamu tersebut.

SIFAT/KARAKTER Weton Rabu Kliwon: Pemikir Sejati, Lembut Memesona, Potensial Jadi Pembicara Besar

"Saya sih sebetulnya prihatin melihat situasi itu karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat, begitu."

"Terus muncullah isu itu. Mungkin dasarnya foto-foto, ya orang dari ada dari orang Indonesia Timur, dari mana-mana kan pengin foto sama saya, ya saya terima aja, apa susahnya," kata Moeldoko.

Ia pun mengaku tak mempersoalkan digulirkannya isu ini.

Namun, ia menyebut bahwa seorang pemimpin harus kuat dan tidak mudah terombang-ambing.

"Kalau anak buahnya nggak boleh pergi ke mana-mana ya diborgol aja kali ya," kata dia.

Terkait munculnya wacana kudeta dalam isu ini, Moeldoko menyebut bahwa kudeta hanya berasal dari dalam kekuasaan, bukan dari luar.

Salshabilla Adriani Masih Trauma Setir Mobil Pasca-Kecelakaan 2 Bulan Lalu di Kemang

Sebelumnya, AHY menyatakan adanya sebuah gerakan yang mengarah pada upaya mengambil alih kepemipinan Partai Demokrat dalam konferensi pers, Senin (1/2/2021), usai menggelar rapat pimpinan bersama jajaran Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat.

"Kami memandang perlu dan penting untuk memberikan penjelasan secara resmi tentang duduk perkara yang sebenarnya, yaitu tentang adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa yang tentu mengancam kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat," kata AHY melalui akun YouTube Agus Yudhoyono.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Moeldoko Akui Pertemuannya dengan Anggota dan Eks Anggota Demokrat Berlangsung di Hotel dan Rumah, Penulis: Taufik Ismail

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved