Breaking News:

Liga 1

Bersiap Gelar Liga 1 dan Liga 2, PT LIB Kembali Sosialisasikan Protokol Kesehatan pada Klub Peserta

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) bakal kembali menyosialisasikan panduan protokoler kesehatan kepada seluruh klub Liga 1 2021 dan Liga 2 2021.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
liga-indonesia.id
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) bakal kembali mensosialisasikan panduan protokoler kesehatan kepada seluruh klub Liga 1 2021 dan Liga 2 2021.

Panduan protokol kesehatan itu akan dibuat lebih detail dan secara visual sehingga mudah untuk dimengerti.

“Kami akan membuat sosialisasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami oleh semua pihak,” kata Direktur Utama (Dirut) PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, Rabu (3/1/2021).

“Bukan hanya materi protokoler kesehatan seperti yang diinformasikan pada medical workshop pada September 2020, tetapi kami akan membuat panduan yang lebih detail dalam bentuk visual,” ujar Hadian.

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita Sambut Baik Rencana Pertemuan Menpora Zainudin Amali dan Kapolri

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita Sebut Mayoritas Klub Mengusulkan Liga 1 2021 Digelar Usai Lebaran

Akhmad Hadian Lukita Direktur Utama PT LIB Terima Arahan PSSI Terkait Pembatalan Kompetisi 2020-2021

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali yang kemarin telah bertemu dengan PSSI sangat setuju dengan upaya PSSI dan PT LIB dalam penerapan secara ketat protokol kesehatan di kompetisi nanti.

Penerapan protokol kesehatan di kompetisi sepak bola itu pun nantinya ia akan jabarkan saat bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Seperti diketahui, Zainudin memang sangat ingin kompetisi olahraga baik itu sepak bola, basket, voli, serta cabor lainnya bisa bergulir di tengah pandemi Covid-19 ini yang tentunya dengan penerapan kesehatan ketat.

“Kemarin, saya sudah dapat informasi dari sepak bola. Mereka sangat ketat, misalnya pertandingan dilokalisir di Pulau Jawa di Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mengurangi mobilitas tinggi klub-klub," kata Zainudin.

“Sebelum bertanding dan gabung klub, mereka juga harus di tes PCR. Setelah itu juga di tes lagi. Terus juga di dalam stadion itu nantinya cuma ada 150-an orang, yang terdiri dari pemain, pelatih, ofisial, dan penjaga,” jelas Zainudin.

Oleh karena itu, dia berharap pihak kepolisian bisa mengeluarkan izin keramaian sehingga kompetisi Liga 1 2021 dan Liga 2 2021 bisa kembali bergulir.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved