Breaking News:

Pilkada Serentak

Wacana Pilkada Serentak 2022 Atau 2023 Diduga Ditolak Jokowi, Apa karena Anak Mantu Sudah Terpilih?

Wacana revisi Undang-undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu kini bergulir kencang. Benarkah Jokowi menolak karena anak mantunya sudah terpilih

Editor: Wito Karyono
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Putra Presiden RI, Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka bersama menantu Jokowi, Bobby Afif Nasution sukses menangkan Pilkada 2020 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wacana revisi Undang-undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu kini bergulir kencang.

Revisi UU tersebut menyangkut seputar penyelenggaraan Pilkada yang tak perlu dilakukan serentak dengan pilpres.

Pemerintahan Jokowi diduga menolak wacana itu.

Baca juga: Tanggapi Usulan Revisi UU Pemilu, Kemendagri: Jalankan Dulu Pilkada Serentak 2024, Baru Dievaluasi

Baca juga: Demi Hemat Anggaran, DPP Forum Relawan Demokrasi Dukung Pilkada Serentak Tetap Digelar 2024

Penolakan mendapatkan pertanyaan dari Direktur Eksekutif Vox Populi Research Center Pangi Syarwi Chaniago.

Gibran Rakabuming bersama sepeda motor Royal Enfield Classic 500 miliknya di Katros Garage (GridOto). Gibran telah terpilih sebagai Wali Kota Solo hasil pilkada serentak
Gibran Rakabuming bersama sepeda motor Royal Enfield Classic 500 miliknya di Katros Garage (GridOto). Gibran telah terpilih sebagai Wali Kota Solo hasil pilkada serentak ((GridOto))

Ia mempertanyakan sikap Presiden Joko Widodo yang tak mendukung diselenggarakannya pilkada serentak pada 2022 dan 2023, dengan menolak wacana revisi Undang-undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Ia menilai sikap Presiden Jokowi yang tak mendukung pelaksanaan Pilkada 2022 dan 2023 bersebrangan dengan sikap Jokowi saat mati-matian mengupayakan terselenggaranya Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Pangi pun mempertanyakan sikap Jokowi yang tak mendukung pelaksanaan Pilkada 2022 dan 2023.

Baca juga: Moeldoko Sebut Jokowi Tak Terlibat Isu Kudeta AHY, Rachlan Nashidik: Siapa Pak Lurah Versi Moeldoko?

 “Apa karena anak mantu Presiden sudah selesai mengikuti perhelatan pesta pilkada, dan memenangkan pilkada Solo dan Medan sehingga Presiden tidak mendukung all out perhelatan pilkada serentak di tahun 2022-2023,” kata Pangi kepada Kompas.com, Senin (1/2/2021).

Untuk diketahui, pada Pilkada 2020 putra sulung Jokowi Gibran Rakabuming Raka dan menantu Jokowi Bobby Nasution maju dalam kontestasi perebutan tampuk kepemimpinan kepala daerah.

Gibran pun memenangkan Pilkada Solo dan Bobby memenangkan Pilkada Medan.

Baca juga: Diskusi Virtual Berbagi Kiat UMKM Binaan YDBA Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved