Breaking News:

TNI Gadungan Berseragam Loreng Bawa Kabur Motor Kawasaki Ninja saat COD, Dijual ke Penadah Rp7 Juta

Saat itu pelaku mengaku sebagai TNI anggota Paspampress dengan berseragam loreng. Dengan berpura-pura mencoba mootor Ninja yang akan dijual.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin memperlihatkan barang bukti hasil pengungkapan kasus penipuan TNI gadungan berseragam loreng dengan modus COD. 

WARTAKOTALIVE.COM,GAMBIR - Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan oknum TNI Gadungan berseragam loreng yang melakukan aksi penipuan dengan modus cash on delivery (COD).

Dari kasus tersebut empat tersangka berhasil diamankan yaitu KN, TS dan para penadah yaitu AS dan UI.

Kini ke empat tersangka digelandang ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Baca juga: PERHATIAN! Tak hanya Penjual, Pengguna Surat Swab Palsu juga Bisa Dipidana Hingga 12 Tahun Penjara

Baca juga: Viral Video Gerombolan 30 Remaja Hendak Tawuran, Cegat Lawannya Pakai Celurit, Rampas Motornya

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Ini Jam Operasional Bus Transjakarta

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin mengatakan awal peristiwa ini terjadi pada Senin (4/1) pukul 13.00 WIB di Jalan Tanah abang II, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Saat itu, korban Arifin tengah bertemu dengan KN, bermaksud untuk menjual kendaraan miliknya.

Selanjutnya disepakati titik pertemuan itu.

"Pelaku berkenalan dengan korban melalui situs media sosial. Korban saat itu berniat untuk menjual sepeda motor tersebut. Pelaku tertarik dan ketemuan di TKP," kata Burhanuddin, Selasa (2/2/2021).

Dikatakan Burhanuddin, saat pertemuan itu, KN mengenakan pakaian seragam loreng yang menyerupai anggota TNI.

Saat itu juga ia mengaku sebagai anggota Paspampress, apalagi lokasi mereka bertemu tak jauh dari markas Paspampress.

Tak merasa curiga, Arifin pun memberikan kebebasan KN ketika akan menjajal kendaraannya, apalagi pelaku sempat mengaku tertarik untuk membeli kendaraan bermotor korban merek Yamaha Ninja.

"Saat di coba oleh pelaku. Justru kendaraan korban tidak kembali. Mereka ditipu akhirnya korban melaporkan ke Polsek Gambir," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved