Breaking News:

Siswa Tak Mampu di Sekolah Swasta Dapat Program Bantuan, Untuk SD Rp 2 Juta SMP Rp 3 Juta Per Tahun

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok kembali melanjutkan program bantuan bagi siswa prasejahtera yang bersekolah di satuan pendidikan swasta.

dok Diskominfo
Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin di Balai Kota Depok, Selasa (2/12/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Memasuki tahun ajaran semester genap 2020/2021, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok kembali melanjutkan program bantuan bagi siswa prasejahtera yang bersekolah di satuan pendidikan swasta.

Pembiayaan pogram bantuan tersebut diambil dari dana hibah anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Depok.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohamad Thamrin, mengatakan, bantuan yang diberikan berupa sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) dan buku-buku pembelajaran secara gratis.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh sekolah berdasarkan data siswa prasejahtera.

"Jadi siswa prasejahtera mau bersekolah di sekolah swasta mana saja, termasuk di Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta itu dibebaskan SPP-nya, dan buku-buku kita penuhi," papar Thamrin dalam keterangan tertulis Pemerintah Kota Depok, Selasa (2/2/2021).

Nilai bantuan masing-masing tingkatan sekolah berbeda-beda, seperti untuk siswa Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp 2 juta setiap tahun.

Sementara pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts) Rp 3 juta per tahun.

"Bantuan diberikan per siswa setiap tahun dan diberikannya per enam bulan sekali," katanya.

Thamrin mengatakan, para siswa yang memeroleh bantuan merupakan siswa prasejahtera yang datanya telah diverifikasi.

Verifikasi tersebut dilakukan oleh sejumlah pihak yakni sekolah, Rukun Tetangga (RT) Rukun Warga (RW), kelurahan, serta Dinas Sosial.

"Data siswa yang diajukan adalah siswa miskin atau tidak mampu yang sudah dilakukan verifikasi," paparnya.

Baca juga: Puskesmas, Klinik, dan Dokter Pribadi Sudah Layani Online, Masyarakat Depok Tak Perlu Antre Berobat

Baca juga: Dua Kali Batal Kunjungan Kepala UPT Asrama Haji Bekasi Sayangkan Sikap Pemprov Jabar Tak Profesional

Baca juga: Aksi Begal di Wilayah Bekasi Timur Marak, Dalam Dua Pekan Dua Remaja Tutup Usia Disabet Celurit

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved