Breaking News:

Berita Bekasi

Rencana Pelebaran Kali Cakung, Pemkot Bekasi Segera Diskusi dengan Pengembang Grand Kota Bintang

Banjir yang terjadi di underpass Jalan Tol JORR segmen Kalimalang, Bekasi, disebabkan penyempitan Sungai Cakung.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Zainal Abidin menjelaskan masih menyusun rencana untuk membuka diskusi dengan pengembang Grand Kota Bintang. Foto ilustrasi: Tanggul Kali Cakung di Perumahan Cahaya Kemang Permai, Kelurahan Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, kembali jebol. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI BARAT -- Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas (SDA) Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Zainal Abidin menjelaskan masih menyusun rencana untuk membuka diskusi dengan pengembang Grand Kota Bintang.

Diskusi yang akan dilakukan terkait tindaklanjut arahan dua menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil dan Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono yang meminta pengembang memperlebar Kali Cakung menjadi 12 meter.

"Sedang kita susun juga roadmap-nya dengan rekan dinas lain untuk memonitor pelebaran ini," kata Zainal saat dikonfirmasi, Selasa (2/2/2021).

Video: Penjualan Aksesoris Imlek di Masa Pandemi Covid-19, Omzet Pedagang Turun Drastis

Pihaknya menyatakan akan mengawal proses rencana tersebut, sesuai dengan rekomendasi dari dua kementerian.

"Setelah pertemuan kemarin, syarat dari Pak Menteri itu kan kali dikembalikan kepada fungsinya. Jadi, arahan kita segaimana yang diarahkan Pak Menteri. Kita dorong supaya Kota Bintang memperlebar sungai dari 6 menjadi 12 meter," ungkapnya.

Rencana pelebaran juga akan diminta untuk dilakukan secepat-cepatnya dan bekerjasama dengan Dinas Tata Ruang Kota Bekasi.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Tak Bisa Berkomentar Soal Pelanggaran Tata Ruang Sebabkan Penyempitan Kali Cakung

Baca juga: Aliran Kali Cakung Menyempit di Kota Bintang Jadi Penyebab Banjir Kolong Tol JORR

"Kita upayakan secepatnya, kita koordinasi dengan dinas-dinas terkait," tutur Zainal. 

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengatakan, banjir yang terjadi di underpass Jalan Tol JORR segmen Kalimalang, Bekasi, disebabkan penyempitan Sungai Cakung.

"Terjadi penyempitan sungai karena developer (pengembang) Grand Kota Bintang membangun tidak sesuai standarnya, harusnya badan sungai tidak boleh berkurang sama sekali," kata Sofyan saat mengunjungi Grand Kota Bintang, Bekasi, Rabu (27/1/2021) lalu.

Perubahan alur sungai di kawasan Grand Kota Bintang Bekasi juga disebut tidak memiliki izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) demi pemanfaatan ruang komersil dan penambahan unit perumahan.

Baca juga: Pengerukan Kali Cakung Lama Sudah 80 Persen, Ditargetkan Rampung Awal Desember 2020

Oleh karena itu, pengembang diharuskan untuk mengembalikan fungsi lingkungan dengan pembongkaran dan pelebaran alur Sungai Cakung semula 6 meter menjadi 12 meter beserta sempadan sungai selebar 5 meter yang diperuntukan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved