Breaking News:

Puskesmas, Klinik, dan Dokter Pribadi Sudah Layani Online, Masyarakat Depok Tak Perlu Antre Berobat

Melainkan bisa melakukan pendaftaran layanan kesehatan melalui aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Cermati.com
ILUSTRASI BPJS Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Sebanyak 140 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Depok kini sudah terintegrasi dengan layanan antrean online mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) milik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan).

Dengan begitu, masyarakat Kota Depok kini tak lagi harus mengantre demi mendapatkan pelayanan kesehatan.

Melainkan bisa melakukan pendaftaran layanan kesehatan melalui aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Elisa Adam mengatakan, FKTP di Kota Depok yakni 38 Puskesmas, 95 Klinik Pratama, dan 7 Dokter Praktik Perorangan telah terintegrasi dengan mobile JKN.

Hal tersebut terwujud berkat komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menciptakan layanan kesehatan berkualitas bagi warga melalui basis digital.

"Kami mengapresiasi komitmen Pemkot Depok dalam mewujudkan kemudahan layanan kesehatan bagi masyarakatnya. Saat ini FKTP di Kota Depok sudah 100 persen menerapkan sistem antrean online yang telah terintegrasi dengan aplikasi mobile JKN," paparnya dalam keterangan tertulis Pemkot Depok, Selasa (2/2/2021).

Dalam sistem antrean online tersebut, Elisa mengatakan peserta dapat melakukan pendaftaran pelayanan kesehatan di FKTP tanpa datang langsung ke FKTP.

Dengan demikian, pendaftaran atau pengambilan nomor antrean dapat dilakukan dari rumah melalui aplikasi mobile JKN.

Antrean peserta juga dapat diketahui sehingga peserta dapat memprediksi waktu kunjungan ke FKTP. Saat mendaftar peserta dapat menuliskan keluhan penyakitnya, sehingga FKTP dapat terinformasi lebih awal terkait kondisi peserta.

"Kami mendorong ke depan antrean online juga dapat diterapkan lebih optimal di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit dan klinik utama. Kemudian akan terintegrasi dengan sistem di BPJS Kesehatan atau aplikasi mobile JKN," katanya.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved