Breaking News:

Berita Bekasi

Pengembang Grand Kota Bintang Minta Pelebaran Kali Cakung tak Hanya Dilakukan di Kawasannya Saja

Rayatri Suryadi mengaharapkan agar pelebaran Kali Cakung tak hanya dilakukan di kawasannya saja, karena tak akan menyelesaikan permasalahan banjir.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Sungai Cakung yang mengalami penyempitan akibat pelanggaran tata ruang yang dilakukan pengembang Grand Kota Bintang, Bekasi. Menteri ATR Sofyan Djalil meminta pengembang untuk mengembalikan fungsi Sungai Cakung, Rabu (27/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI BARAT -- Manajemen PT Kota Binta Rayatri Suryadi mengaharapkan agar pelebaran Kali Cakung tak hanya dilakukan di kawasannya saja.

Suryadi mengkhawatirkan apabila wilayah yang dilakukan pelebaran hanya di kawasannya saja, tak akan menyelesaikan permasalahan banjir.

"Karena kalau kita lebarkan (di sini), itu kan kecil, tahu-tahu nanti di sananya banjir," ungkap Suryadi saat dikonfirmasi, Selasa (2/2/2021).

Video: Jelang Perayaan Imlek 2021 Produksi Hio atau Dupa Meningkat

Oleh sebab itu, ia mengharapkan konsep re-desain dilakukan dengan berbagai pihak, tak hanya Pemkot Bekasi, namun juga Kementerian PUPR.

Pasalnya, Suryadi menilai pengentasan banjir perlu dilakulan dari hulu hingga hilir.

"Jadi dibutuhkan kajian lebih lanjut supaya kita itu penyelesaian menyeluruh. Enggak bisa kita saja. Harus yang hilirnya juga ada rekomendasi. Kalau kita Kota Bintang disuruh lebarin, oke kita kerjain, nanti kan di ujung itu bukan kita," katanya.

Baca juga: Rencana Pelebaran Kali Cakung, Pemkot Bekasi Segera Diskusi dengan Pengembang Grand Kota Bintang

Baca juga: Wali Kota Bekasi Tak Bisa Berkomentar Soal Pelanggaran Tata Ruang Sebabkan Penyempitan Kali Cakung

Terkait genangan di kolong Tol JORR, Suryadi mengatakan penyebab utama bukan dikarenakan menyempitnya aliran Kali Cakung, melainkan lantaran posisinya yang berada di cekungan.

"Yang di kolong tol itu sudah diidentifikasi juga, itu bukan karena kali tapikarena cekungan. Ini dia hal yang berbeda nih. Kalau di kolong tol, kalinya enggak ada masalah. Tapi tau tahu-tahu bisa ada genangan. Jadi yang di kolong tol akan ada satu konsep yang itu lagi dibikin kajian," tutur Suryadi.

Manajemen mengatakan akan mengikuti semua rekomendasi sesuai yang diamanatkan dua menteri, yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil dan Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono.

Baca juga: Aliran Kali Cakung Menyempit di Kota Bintang Jadi Penyebab Banjir Kolong Tol JORR

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved