Breaking News:

Viral Media Sosial

Pemeriksaan Wanita yang Layani Berahi Teman Prianya di Halte Senen Rampung, Positif Gangguan Jiwa

Pemeriksaan Kejiwaan Perempuan yang Layani Berahi Teman Prianya di Halte Senen Rampung, MA Dipastikan Alami Gangguan Jiwa

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dwi Rizki
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Polisi ringkus wanita yang diduga pelaku mesum di halte. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Wanita yang sempat viral melakukan asusila bersama seorang pria di Halte Senen Jakarta Pusat dipastikan mengalami gangguan jiwa. 

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin. Ia mengatakan hasil pemeriksaan kesehatan MA (21) dinyatakan mengalami gangguan jiwa.

"Update hasil pemeriksaan dari tim kesehatan polri yang bersangkutan dinyatakan gangguan mental," kata Burhanuddin di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2021).

Dikatakan Burhanuddin, tak hanya mengalami gangguan jiwa, dari hasil pemeriksaan medis. MA juga tengah berbadan dua. 

"Yang bersangkutan juga dalam kondisi hamil 35 minggu," ujarnya.

Selanjutnya, berkaitan pelaku mengalami gangguan kejiwaan, maka status hukuman akan dihentikan.

Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai penenganan MA.

Sementara, polisi hingga saat ini masih terus memburu pria yang melakukan asusila bersama MA di sebuah halte di Senen, Jakarta Pusat.

"Untuk yang laki-laki masih kita cari," ucapnya.

Baca juga: Calon Penumpang KA Wajib Puasa Satu Jam Sebelum Melakukan Tes Covid-19 Menggunakan GeNose

Sebelumnya, aksi asusila dilakukan MA bersama seorang pria di Halte di Senen, Jakarta Pusat.

Aksi itu pun sempat mengemparkan warga yang melintas, hingga akhirnya video tersebut viral di media sosial.

Setelah viral di media sosial, Polisi langsung melakukannya penyelidikan dan berhasil mengamankan MA (21).

Baca juga: Mediasi Ditunda, Rachel Vennya Tidak Hadir di Sidang Perdana Gugatan Cerainya Hari Selasa Pagi Tadi

Namun sayangnya saat dimintai keterangan yang bersangkutan selalu memberikan jawaban yang berubah-ubah.

Namun pengakuan MA (21) dalam aksi asusila itu, ia diberi imbalan sebesar Rp 22.000.

Hingga saat ini pria yang melakukan asusila itu masih dilakukan pengejaran oleh petugas, keterangan yang tidak jelas dari MA menyulitkan polisi menangkap pria tersebut. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved