Jadi Kampung Tangguh, Sekda Kabupaten Tangerang Minta Prokes Diperketat dan Siapkan Tempat Isolasi

Untuk itu Kampung Tangguh ini bagian dari kekuatan masyarakat bersama-sama melawan virus corona yang saat ini menyebar

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau kesiapan Kampung Tangguh pada Selasa (2/2/2021). Kampung Tangguh yang ditinjau ini berlokasi di RW 10 Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA --- Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau kesiapan Kampung Tangguh di RW 10 Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/2/2021).

Ia menjelaskan penanganan Covid-19 merupakan penanggulangan kemanusiaan karena menjadi tanggung jawab bersama.

Untuk itu Kampung Tangguh ini bagian dari kekuatan masyarakat bersama-sama melawan virus corona yang saat ini menyebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Ini merupakan program tiga pilar. Mulai dari Pemkab Tangerang, TNI dan Polri bersama-sama dalam penanganan Covid-19 di masyarakat,” ujar Maesyal.

Kampung Tanguh merupakan langkah bersama untuk kemanusiaan.

Lanjut sekda, nantinya di kawasan RW 10 akan berlakukan protokol kesehatan yang ketat dan juga menyiapkan tempat isolasi mandiri jika warganya ada yang terpapar Covid-19.

“Rencananya Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo akan meninjau langsung Kampung Tangguh RW 10 ini,” ucapnya.

Kapolresta Tangerang Selatan AKBP Iman Imanudin menyebut semua unsur harus terus kampanyekan protokol kesehatan.

Semua saling mengingatkan imunitas masyarakat menjadi kuat bersama-sama melawan Covid-19.

“Disiplin protokol kesehatan harus kita terapkan secara konsisten, agar penanganan Covid-19 terus terkendali dan masyarakat bangkit,” kata Iman.

Camat Kelapa Dua Prima Saras Puspa menambahkan dalam Kampung Tangguh ini merupakan kekuatan masyarakat dalam menghadapi pandemi.

Jangan sampai terpapar Covid- 19 dan terkapar ekonomi.

“Di sini masyarakat disiapkan pemberdayaan mulai dari ketahan pangan, keamanan lingkungan, kesehatan hingga informasi di masyarakat,” ungkap Prima.

Baca juga: Baru Dibuka Awal Januari 2021, Lahan Baru TPU Jombang untuk Jenazah Covid Tinggal 352 Lubang Makam

Baca juga: Puskesmas, Klinik, dan Dokter Pribadi Sudah Layani Online, Masyarakat Depok Tak Perlu Antre Berobat

Baca juga: Satu dari Lima Begal Sadis di Cengkareng Mengaku ke Polisi Selalu Bawa Benda Ini Saat Mencari Mangsa

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved