Breaking News:

PSBB Bodebek

Anggota DPRD Kritik Penerapan PPKM Kabupaten Bekasi, Dinilai Tidak Efektif Tekan Kasus Covid-19

Anggota DPRD Kritik Keras Penerapan PPKM Kabupaten Bekasi, Dinilai Tidak Efektif Tekan Kasus Covid-19

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Muhammad Azzam
Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi turut melakukan sosialisasi penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (31/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi menilai Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bekasi tidak efektif.

Pasalnya, angka Covid-19 justru mengalami peningkatan.

"Saya sepakat dengan Presiden, PPKM tidak efektif seperti di Kabupaten Bekasi ini contohnya," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohammad Nuh pada Selasa (2/2/2021).

Ia mengungkapkan hampir satu bulan penerapan PPKM di Kabupaten Bekasi akan tetapi angka kasus Covid-19 masih terus tinggi, bahkan mengalami peningkatan kasus covid-19 cukup tinggi.

Dalam penerapan PPKM ini harus dibarengi dengan tracking yang serius. Salah satunya, ketersediaan alat kesehatan menjadi sebab tidak efektif dalam penanganan covid.

"Ini harus dievaluasi penerapan PPKM, kasus Covid-19 masih tinggi," terangnya.

Baca juga: Wali Kota Depok Mohammad Idris Tangkap Tangan Penjual Minuman Beralkohol, Ibu-ibu Minta Dilanjutkan

Ia menyebut dalam penerapan PPKM ini juga perlu adanya sosialisasi kemasyarakatan dengan melibatkan tokoh agama.

Bahkan sosialiasi itu harus disampaikan hingga akar rumput tentang pencegahan serta penanganan Covid -19.

Ia pun menambahkan faktor alat pedeteksi menjadi pendukung penanganan cepat Covid-19 tersebut.

"Sarana deteksi covid seperti swab yaitu swab antigen dan rapid tes harus diperbanyak. Kenyataan dari pemeriksaan hingga mendapatkan hasil memakan waktu hingga 1 hari," jelasnya.

Baca juga: Puskesmas, Klinik, dan Dokter Pribadi Sudah Layani Online, Masyarakat Depok Tak Perlu Antre Berobat

Sementara itu Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah justru menilai penerapan PPKM cukup efektif.

Hal itu dapat dilihat dari kedisiplinan masyarakat yang membaik serta kasus lebih terkendali.

"Cukup efektif, kedisiplinan warga membaik kasus lebih terkendali," tutur dia.

Terkait meningkatnya angka pasien Covid - 19 selama diterapkan PPKM di Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengungkapkan dikarenakan mobilitas warga tinggi dan penambahan kapasitas pemeriksaan.

"Faktor meningkat angka Covid-19 dikarenakan banyaknya cluster keluarga, kemudian tracing yang intensif. Mobilitas warga tinggi," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved