Breaking News:

Politik Rusia

Polisi Rusia Telah Menahan 2.200 Orang yang Demo Menentang Presiden Vladimir Putin

Sebanyak 500 orang dilaporkan telah ditangkap pada protes pro Navalny di hanya wilayah Moskow saja

Editor: Bambang Putranto
AFP/Daily Mail
Polisi Moskow menangkap demonstran, Sabtu 23 Januari 2021. Demonstrasi muncul sebagai protes atas penahanan tokoh oposisi Alexei Navalny. 

Wartakotalive.com - Protes warga Rusia berakhir dengan penangkapan jumlah warga yang tidak terduga.

Protes tersebut sebelumnya dilakukan dengan mengangkat fokus anti korupsi yang terjadi di hampir seluruh wilayah Rusia.

Mereka melakukan aksi protes, pasca seorang pria bernama Alexei Navalny mengalami serangan.

Serangan mengakibatkan kerusakan saraf yang cukup fatal, akibat dirinya vokal menyuarakan kritikan terhadap Presiden Vladimir Putin.

Navalny merupakan seorang pria berusia 44 tahun yang sebelumnya berhasil pulih di Berlin pasca sebuah serangan di Rusia pada Agustus 2020 lalu.

Navalny berhasil kembali ke Moskow pada tanggal 17 Januari 2021, dirinya kembali dipenjara pasca dinyatakan bersalah akibat melakukan pelanggaran pembebasan bersyarat.

Berdasarkan laporan, saat ini Navalny ditahan di pusat penahanan yang terletak di Moskow.

Navalny mendapatkan hukuman bertahun-tahun dengan beberapa kasus kriminal yang berbeda.

Akibat penahanan Navalny ini, kemudian muncul banyaknya demonstran yang menentang penahanan Navalny.

Pengunjuk rasa mulai turun ke jalanan untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap keadilan, bagi Navalny.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved