Breaking News:

Pendidikan

Mendikbud Nadiem Makarim Tegaskan Program Sekolah Penggerak Bukan Ditujukan Menjadi Sekolah Unggulan

Mendikbud Nadiem Makarim memastikan Program Sekolah Penggerak bukan ditujukan untuk menjadi sekolah unggulan atau sekolah rujukan

Editor: Bambang Putranto
Youtube Kemendikbud
Mendikbud Nadiem Makarim jelaskan bahwa program sekolah penggerak bukan dimaksudkan untuk menjadi sekolah unggulan 

Wartakotalive.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan Program Sekolah Penggerak bukan ditujukan untuk menjadi sekolah unggulan atau sekolah rujukan.

Nadiem mengatakan Program Sekolah Penggerak tidak hanya untuk sekolah yang memiliki taraf ekonomi tinggi. Level ekonomi sekolah yang mengikuti Program Sekolah Penggerak bakal bervariasi.

"Jadi ini bukan sekolah unggulan. Kita tidak akan mengubah input sama sekali. Jadi kita tidak memilih sekolah di mana sosio ekonominya lebih tinggi. Kita akan memilih suatu range dari sekolah-sekolah. Di mana tingkat level ekonomi siswanya itu sangat variatif ya, sangat variatif," kata Nadiem dalam konferensi pers virtual, Senin (1/2/2012).

Menurut Nadiem, Kemendikbud ingin mencari sekolah yang dapat bertransformasi dalam peningkatan kualitas di sisi numerasi, literasi, dan budaya proses belajar.

Sekolah yang dipilih berasal dari berbagai macam latar belakang dan kondisi.

"Kita ingin sekolah penggerak yang mungkin mulainya dari lebih rendah agar bisa melihat perubahan yang substansial," ungkap Nadiem.

Kemendikbud, menurut Nadiem, berupaya melakukan transformasi bagi seluruh satuan pendidikan di Indonesia. Pemilihan sekolah tidak akan terpatok pada satu kriteria sekolah.

"Kita akan memilih sekolah yang mulainya di tahap satu. Kita tidak akan memilih sekolah-sekolah di tahap 2 dan 3. Jadi sekali lagi ini bukan sekolah unggul atau sekolah rujukan," pungkas Nadiem.

Sekolah-sekolah yang mengikuti Program Sekolah Penggerak akan mendapatkan pendampingan selama tiga tahun.

Pendampingan tersebut bertujuan untuk membantu transformasi budaya pembelajaran di sekolah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved