Breaking News:

Berita Nasional

Kisruh Upaya Jegal Ketum AHY, Jansen Sitindaon Kenang Saat SBY Lantik Moeldoko Jadi Panglima TNI

Jansen Sitindaon dalam akun Twitternya, mengangkat kembali momentum pelantikan Jenderal Moeldoko saat menjadi Panglima TNI.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Twitter Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana Agus Suhartono di Istana Negara Jakarta, Jumat (30/8/2013) silam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko sudah memberikan kalrifikasi soal tudingan dirinya menjadi salah satu orang yang memotori rencana 'penggulingan' Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, Agus Harimurti Yudhoyono.

Moeldoko menyebut bahwa hal tersebut merupakan urusan pribadinya dan meminta pihak lain tidak mengaitkannya dengan Presiden Joko Widodo.

Sejumlah politikus Demokrat angkat bicara dengan keterangan yang diberikan Moeldoko.

Rachland Nashidik, bahkan menyebutkan bahwa Moeldoko sempat membawa-bawa nama presiden, kepala BIN hingga Menko Pulhukam Mahfud MD saat bertemu dengan para kader Demokrat membahas rencana itu.

Baca juga: Rachland Sebut Moeldoko Sebut Nama Kepala BIN hingga Jokowi saat Bahas Kudeta Demokrat

Baca juga: Namanya Disebut dalam Rencana Kudeta Demokrat, Moeldoko: Ini Urusan Saya, Pak Jokowi Tak Tahu

Sementara, Jansen Sitindaon dalam akun Twitternya, mengangkat kembali momentum pelantikan Jenderal Moeldoko saat menjadi Panglima TNI.

Saat itu, Moeldoko dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Walau saya telat mengucapkannya, selamat Jenderal atas diangkatnya jadi Panglima TNI," sindir Jansen Sitindaon.

Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana Agus Suhartono di Istana Negara Jakarta, Jumat (30/8/2013) silam.

Selain Panglima TNI, Presiden SBY juga melantik Letjen Budiman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Moeldoko. Hadir dalam pelantikan Wakil Presiden Boediono dan beberapa menteri jajaran Anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Pengangkatan Moeldoko sebagai Panglima TNI melalui Keputusan Presiden RI Nomor 51/TNI/ Tahun 2013 menetapkan memberhentikan dengan hormat Moeldoko dari jabatan KSAD. Presiden mengambil sumpah Jenderal Moeldoko sebagai panglima TNI dan Letjen Budiman sebagai KSAD.

Baca juga: Kepengurusan AHY Nyaris Dikudeta, SBY Minta Penguasa Politik Lebih Bermoral dan Beradab

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved