Rabu, 29 April 2026

Investasi

Kabar Gembira Kurs Dollar-Rupiah Hari Senin 1 Februari Menguat, Cek Lewat BNI

Perkembangan kurs dollar rupiah Senin 1 Februari menguat dibandingkan pada penutupan hari Jumat.

Tayang:
thinkstockphotos
Ilustrasi. Nilai tukar rupiah terhadap dollar pada Senin (1/2/2021) menguat dibanding penutupan hari Jumat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebelum lakukan transaksi jual beli dollar, sebaiknya cek dulu perkembangan kurs rupiah hari ini Senin (1/2/2021)

Kurs dollar rupiah menguat pada perdagangan di pasar spot hari Jumat (29/1) pada level Rp 14.030.

Rupiah menguat 0,20% dibanding hari Kamis (Rp 14.078).

Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah menguat 0,25% ke level Rp 14.084 dibanding hari Kamis (Rp 14.119).

Baca juga: Kurs Dollar Hari Ini Selasa 5 Januari Menguat Rp 13.903, Ini Faktor Penyebabnya

Baca juga: Harga Emas Batangan Antam Senin (1/2) di Pegadaian dan Emas UBS Masih Stabil

Bagi anda yang akan menukarkan valuta asing (valas) dollar Amerika Serikat, referensi kurs dari perbankan bisa anda ikuti.

Pada hari ini, Senin 1 Februarii 2021, situs resmi Bank Negara Indonesia (BNI) menampilkan beberapa kurs dollar rupiah.

BNI memiliki kurs dollar rupiah yakni, TT counter, special rates, maupun bank notes.

Berikut detail kurs dollar rupiah yang dikutip dari situs resmi BNI (Diperbarui pada pukul 06.50 WIB per 1 Februari 2021):

Kurs dollar rupiah TT counter:

Kurs beli Rp. 13.875 per dollar AS
Kurs jual Rp. 14.275 per dollar AS
 

Kurs dollar rupiah special rates:

Kurs beli Rp. 13.964 per dollar AS
Kurs jual Rp. 14.149 per dollar AS
 

Kurs dollar rupiah bank notes:

Kurs beli Rp. 13.875 per dollar AS
Kurs jual Rp. 14.275 per dollar AS

Sekedar informasi saja, terdapat perbedaan tingkat dollar rupiah yang terjadi pada kurs TT counter, kurs special rates, maupun kurs bank notes.

Kurs dollar rupiah TT counter hanya berlaku ketika nasabah melakukan setoran atau transfer melalui counter bank.

Baca juga: 3 Bank Syariah Ini Hari Senin (1/2) akan Resmi Merger Jadi PT Bank Syariah Indonesia

Baca juga: 5 Lowongan Kerja Terbaru Februari 2021 dari BUMN, Bank, Konstruksi Hingga Pabrik |Tips Buat CV

Selanjutnya kurs dollar rupiah special rates berlaku jika nasabah melakukan penukaran nominal equivalen sebesar 10.000 dollar AS.

Nasabah dihimbau untuk menghubungi Dealing Room BNI cabang terdekat.

Sedangkan untuk kurs dollar rupiah bank notes berlaku saat nasabah menukarkan uangnya melalui kantor bank secara langsung.

Dalam informasi seperti ini, tingkat kurs dollar rupiah hanya berlaku pada sudut padang bank saja. Kurs beli dipakai ketika bank membeli dollar dari nasabah.

Sedangkan kurs jual dipakai ketika bank menjual dollar ke nasabah.

Cara mudah investasi dollar 

Ilustrasi: Kalangan berpenghasilan dan pemilik Dollar AS melakukan aksi beli properti mewah karena dinilai menguntungkan.
Ilustrasi: Kalangan berpenghasilan dan pemilik Dollar AS melakukan aksi beli properti mewah karena dinilai menguntungkan. (KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK)

Investasi dalam bentuk tabungan Dolar AS membutuhkan pengetahuan yang cukup.

Oleh karena itu, beberapa hal berikut ini harus Anda pahami dengan baik sebelum berinvestasi dalam bentuk tabungan dollar AS.

1. Pahami dengan baik Istilah Kurs Beli dan Kurs Jual

Ketika berada di bank atau penukaran uang (money changer), Anda akan menjumpai papan elektronik yang bertuliskan kurs beli dan kurs jual terhadap rupiah.

Di papan tersebut bukan hanya menunjukkan nilai beli dan jual Dolar AS saja, tapi juga mata uang lainnya. 

Anda mesti cermat dengan istilah-istilah tersebut karena biasanya ada kesalahpahaman mengenai dua istilah tersebut.

Kurs jual adalah nilai yang ditawarkan bank atau money changer saat menjual Dolar AS ke masyarakat. Dengan kata lain, jika ingin memiliki Dolar AS, Anda membeli dari mereka dengan harga tersebut.

Sementara kurs beli merupakan nilai yang ditawarkan ketika bank atau money changer membeli Dolar AS dari masyarakat.

Artinya, Anda bisa menjual Dolar AS kepada bank dengan nilai tersebut. Yang harus Anda cermati dan pahami adalah kurs beli akan selalu lebih rendah daripada kurs jual.

Contohnya, ketika kurs beli Dolar AS terhadap Rupiah senilai Rp 13.500, kurs jualnya adalah Rp 13.700.

Ini berarti Anda membeli per satu Dolar AS seharga Rp 13.700. Jika Anda jual Dolar AS ke Rupiah, maka dihargai Rp 13.500 per Dolar AS. 

2. Hanya Menjual dan Membeli Dolar di Tempat yang Resmi

Menjual dan membeli Dolar AS dapat dilakukan di money changer resmi

Uang merupakan salah satu barang yang sering dipalsukan, termasuk Dolar AS. Karena itu, Anda harus memastikan bahwa Dolar AS yang telah dibeli adalah asli.

Untuk terhindar dari uang palsu, Anda sebaiknya membeli Dolar AS di tempat resmi, seperti money changer dan bank. Risiko memperoleh Dolar AS palsu di bank pasti sangat kecil.

Sementara money changer bisa saja menjual uang dolar palsu, tetapi kemungkinannya sangat kecil.

Terlebih money changer itu sudah memiliki nama atau memiliki banyak pelanggan dan mendapat izin resmi dari pihak berwenang.

Oleh sebab itu, disarankan pilih money changer yang memiliki reputasi baik. Anda dapat mencari informasi ini di internet atau bisa menanyakan kepada kenalan yang mungkin sudah pernah bertransaksi di money changer tersebut.

3. Hindari Menyimpan Dolar Terlalu Lama di Tempat yang Tidak Mendukung

Seperti layaknya mata uang lain, Dolar AS juga rawan rusak.

Jika bentuk fisiknya cacat sedikit saja, seperti lecek, sobek, banyak lipatan, dolar AS tersebut bisa saja dihargai lebih murah daripada harga di pasaran, bahkan kemungkinan buruknya ditolak.

Karena itu, Anda tidak disarankan menyimpan Dolar AS terlalu lama di tempat yang tidak mendukung, misalnya di dompet.

Salah satu contoh kerusakan uang yang sering sekali dikeluhkan orang yang menggenggam Dolar AS adalah kertas yang menguning, tercoret, dan terlipat.

Hindari melipat uang Dolar AS terlalu lama di dompet supaya nilainya tidak berkurang ketika ditukar kembali dengan Rupiah.

Prinsipnya hindari terlalu lama pegang Dolar. Sebaiknya Dolar AS disimpan saja di bank. Saat membeli dan mendapati lembar Dolar AS yang sudah jelek, Anda juga bisa untuk menolaknya.

4. Cermati Cara Bermain dan Prinsip Tabungan Dolar

Cermati cara bermain dan prinsip tabungan Dolar AS

Investasi dalam bentuk tabungan Dolar sebenarnya mudah dan praktis. Prinsip utamanya adalah belilah Dolar ketika nilainya turun dan menjualnya ketika nilainya naik.

Misalnya, hari ini Anda membeli dolar AS sebesar Rp 13.500.

Kemudian kurs Dolar terhadap Rupiah menguat menjadi Rp 13.700 dalam kurun waktu seminggu. Saat itulah Anda dapat menjual Dolar tersebut.

Untuk meminimalkan risiko akibat salah paham, cara-cara ini bisa membantu saat melakukan jual beli Dolar.

- Amati dan Bandingkan Nilai Jualnya

Setiap bank atau money changer bisa saja memiliki kurs jual dan beli Dolar yang berbeda-beda. Karena itu, carilah pihak yang sedang menjual Dolar dengan harga terendah dan punya kurs beli tertinggi.

- Rutin Membeli Dolar Secara Reguler

Idealnya, Anda cukup sekali dalam sebulan membeli Dolar. Dengan begitu, nilai tukar Dolar AS akan merata dan tidak hanya terpatok pada satu harga saja.

Manfaat lain adalah Anda bisa lebih mudah mengantisipasi pelemahan nilai dolar secara tiba-tiba. Dengan begitu, Anda tidak akan begitu dirugikan sebab Dolar AS yang dibeli harganya tidak sama.

- Buat Simulasi Target Keuntungan
Dalam berinves

tasi, hasil seperti ini penting untuk dilakukan. Misalnya, ketika kita menginginkan marjin keuntungan 5%, simulasi perhitungannya adalah:

Uang US$ 1 dibeli dengan harga Rp 13.500 (misalkan).
Keuntungan US$ 1 = Rp13.500 x 5% = Rp 675
Maka kurs beli US$ 1 = Rp 14.175
Ketika kurs beli Dolar Rp 14.175, Anda bisa segera menukar Dolar AS dengan Rupiah. Lakukan hal tersebut dengan rutin selama 1-12 bulan untuk mendapatkan keuntungan.

- Jangan Terlalu Lama Menyimpan Dolar

Batasi jangka waktu menyimpan Dolar AS tidak lebih dari 12 bulan atau setahun. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Mengingat lebih dari 12 bulan agak sulit memprediksi nilai tukarnya.

Sebaiknya, Anda selalu melihat informasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS setiap minggu atau bulan, baik melalui media massa maupun bank, supaya bisa mendapat keuntungan yang banyak. (cermati)

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved