Breaking News:

Kudeta Militer di Myanmar

Dunia Kecam Myanmar, Benarkah Terjadi Kudeta Militer, Aung San Suu Kyi Ditahan? Ini Fakta-faktanya

Dunia kecam politik terkini di Myanmar yang cenderung terjadi kudeta militer. Benarkah Aung San Suu Kyi Ditahan?

Editor: Wito Karyono
https://www.abc.net.au/
Aung San Suu Kyi saat memeriksa barisan militer dalam sebuah acara. Kini Suu Kyi malah ditangkap militer yang menuduh melakukan pemilu curang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dunia kecam politik terkini di Myanmar yang cenderung terjadi kudeta militer.

Terbaru, Australia telah bergabung dengan beberapa negara Barat untuk memperingatkan militer Myanmar agar tidak melancarkan kudeta setelah pemilu yang menurut tentara curang.

Pernyataan bersama dari misi diplomatik di Myanmar dikeluarkan untuk memperingatkan militer terhadap setiap perubahan rezim.

Itu didukung oleh beberapa negara termasuk Australia, Selandia Baru, Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint Ditangkap

Baca juga: Kekhawatiran Munculnya Kudeta Militer di Myanmar Saat Aung San Suu Kyi Ditahan

"Kami mendesak militer, dan semua partai lain di negara itu, untuk mematuhi norma-norma demokrasi dan kami menentang segala upaya untuk mengubah hasil pemilu atau menghalangi transisi demokrasi Myanmar," kata pernyataan itu.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyerukan "semua aktor untuk menghentikan segala bentuk hasutan atau provokasi, menunjukkan kepemimpinan, dan mematuhi norma-norma demokrasi dan menghormati hasil pemilihan umum 8 November."

“Semua sengketa pemilu harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang ditetapkan,” tambahnya.

Militer mengatakan pihaknya berencana untuk "mengambil tindakan" jika keluhannya tentang pemilu tidak ditangani dan seorang juru bicara minggu ini menolak untuk mengesampingkan kemungkinan kudeta.

Baca juga: JAKARTA Bermasker TNI-Polri: Polda Metro dan Kodam Jaya Bagikan 100.000 Masker Gratis Setiap Hari

Seperti diketahui, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi meraih kemenangan gemilang dalam pemilihan umum 8 November.

Ini merupakan pemilihan umum yang bebas dan adil kedua sejak berakhirnya pemerintahan militer langsung pada tahun 2011.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved