Berita Tangerang

Polisi Ringkus Seorang Pria Berikut Sabu Kemasan Plastik di Kontrakannya di Pasar Kemis Tangerang

Polisi meringkus seorang pria berinisial RP (32) di kontrakannya, Perumahan Pondok Sejahtera, Desa Kota Baru, Pasar Kemis, Tangerang.

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Tersangka RP (32) diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang di kontrakannya, Perumahan Pondok Sejahtera, Desa. Kota Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA - Seorang pria berinisial RP (32) diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang.

Pelaku ditangkap di kontrakannya, Perumahan Pondok Sejahtera, Desa Kota Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan, dari tersangka didapati barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 15,92 gram.

Video: Detik-detik Jenazah Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Dimakamkan

"Sabu itu dikemas dalam 9 bungkus plastik klip warna bening yang diduga sudah siap diedarkan," ujar Wahyu, Minggu (31/1/2021).

Selain menyita narkotika jenis sabu, petugas juga mengamankan puluhan plastik klip warna bening yang diduga kuat akan digunakan untuk mengemas sabu.

Guna kepengurusan penyelidik dan pengembangan, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Tangerang.

Baca juga: Vitalia Sesha Bebas dan Berharap Dinikahi Kekasih yang Ditangkap Bersamanya Karena Kasus Narkoba

Baca juga: Polisi Bekuk 5 Pelaku Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia di Batam

Kasus itu, kata Wahyu, akan terus dikembangkan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba.

Pada kesempatan itu, Wahyu mengingatkan masyarakat untuk menjauhi praktik transaksi narkoba

"Bila masyarakat memiliki informasi, agar segera dilaporkan ke Kepolisian," ucapnya.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: BENARKAH Pemerintah Pungut Pajak Baru untuk Pulsa, Voucer, Token? Ini Jawaban Menkeu Sri Mulyani

Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

"Kami pastikan akan terus mengejar dan menindak tegas para pelaku penyalahgunaan narkoba," kata Wahyu. (dik)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved