Jumat, 10 April 2026

BWF World Tour Finals

The Daddies Hendra/Ahsan Tetap Fokus Dan Relaks, Siap Mental Dan Siap Capek Hadapi BWF Final

Menghadapi tiga pertandingan beruntun memang tidak mudah. Apalagi bagi mereka dengan usia yang tergolong tidak muda lagi

Badminton Photo
Pasangan ganda putra senior Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melangkah ke final BWF World Tour Finals 2020 setelah mengalahkan Choi Solgyu/ Seo Seung Jae 23-21, 21-13 yang sebelumnya mengalahkan mereka dua kali beruntun di BWF Tour Asia.

Menghadapi tiga pertandingan beruntun memang tidak mudah. Apalagi bagi mereka dengan usia yang tergolong tidak muda lagi. Hendra pun mengakui harus banyak mempersiapkan diri, terutama dari sisi tenaga dan fisik.

"Kalau untuk menjaga fokus sih bisa diatasi. Setiap pertandingan, fokus, terus bisa relaks lagi. Sementara yang jadi masalah itu memang faktor usia, tenaga, dan fisik. Dari kemarin sudah kalah, ya kita kembalikan lagi fisiknya. Ada gym-nya sedikit, buat saya itu penting dan berpengaruh," jelas Hendra.

"Kalau saya lebih ke diri sendiri, menyiapkan diri sendiri untuk final besok. Kalau strategi nanti sebelum main akan dibahas dengan Ko Herry. Jadi siapkan mental saja, siap capek," tuturnya.

Herry Iman Pierngadi pelatih ganda putra Indonesia
Herry Iman Pierngadi pelatih ganda putra Indonesia (djarumbadminton.com)

Ditanya soal cara menjaga fokus dan kondisi anak didiknya, pelatih Herry Iman Pierngadi angkat bicara.

Menurutnya, untuk pemain senior seperti The Daddies, Herry lebih banyak memberikan pilihan cara seperti apa yang terbaik bagi mereka masing-masing.

"Justru saya mengikuti mereka. Mereka maunya seperti apa untuk menjaga kondisinya. Mereka yang tahu kondisi badannya seperti apa. Jadi jangan pemain yang ikut pelatih. Apalagi ini pemain senior, jadi saya banyak kasih pilihan ke mereka," jelas Herry, pelatih Ganda Putra.

Baca juga: Herry Iman Pierngadi Pelatih Ganda Putra, Evaluasi Hasil Hendra/Ahsan Dkk Di Thailand Open

Baca juga: Hendra/Ahsan Takluk Dari Pasangan Korea Selatan Choi SolGyu/Seo Seung Jae di Thailand Open

Kemenangan hari ini, menurut Herry kuncinya memang pada kemenangan gim pertama. Strategi yang sudah dievaluasi dari dua kekalahan sebelumnya pun bisa diterapkan.

"Selama di Thailand sudah dua kali pertemuan (dengan Korea Selatan), dua kali kalah. Jadi selalu dievaluasi cara mainnya bagaimana. Tadi saat diterapkan bisa berhasil," kata Herry.

Prestasi Hendra/Ahsan layak ditiru juniornya
Prestasi Hendra/Ahsan layak ditiru juniornya (Humas PBSI)

"Kuncinya memang pada gim pertama, meskipun setting tapi bisa menang, jadi semangatnya lebih bertambah. Sementara yang kalah pasti lebih nge-drop. Di luar itu strateginya cukup berhasil," tambahnya.

Pada babak final, Hendra/Ahsan akan menghadapi Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan). Lee/Wang di semifinal mengalahkan wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy 22-20, 21-17.

Hendra/Ahsan sebelumnya sudah pernah bertemu Lee/Wang pada semifinal Toyota Thailand Terbuka, Sabtu (23/1).

Saat itu Hendra/Ahsan kalah dengan skor 14-21, 22-20, 21-12 kemenangan untuk wakil Taiwan tersebut.

"Siapapun lawannya, yang harus tetap dijaga itu fokus dan konsentrasi Hendra/Ahsan untuk menghadapi final besok," tutur Herry

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved