Breaking News:

Sport

Semangat Menghasilkan Pesepak Bola Muda, Jirex's Football Academy Luncurkan Jersey Anyar untuk 2021

Jirex's Football Academy yang menjadi tim binaan dari Kementerian Perdagangan resmi mengeluarkan jersey tim yang anyar untuk kompetisi musim 2021.

Warta Kota
Jersey anyar tim Jirex's Football Academy. 

Di saat  Jirex's Football Academy mengeluarkan jersey anyar, kompetisi antarkampung (tarkam) menjadi salah satu aktivitas sepak bola yang dilakukan sebagian pemain sepak bola profesional di Indonesia, baik yang berlaga di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

Namun, setiap penyelenggaraan tarkam kerap terjadi peristiwa kecopetan yang dialami para penonton dan pemain.

Copet menjadi kewaspaan tersendiri tim-tim tarkam. Pasalnya, jika lalai sedikit saja, copet dapat beraksi.

Terkait maraknya copet di laga tarkam, tim tarkam Golok Setan memberikan trik, agar terhindar dari copet saat bermain tarkam.

Baca juga: Kisah Bintang Tarkam Asal Bogor Gunadi Prasetyo, Sempat Enggan Main Sepak Bola karena Kecewa Seleksi

Baca juga: Kisah Bintang Tarkam Asal Bogor, Sempat Vakum dari Sepak Bola Karena Diperlakukan Tak Adil

Baca juga: Tim Tarkam Golok Setan FC Sebut Seni Kompetisi Tarkam yang Unik

"Biasanya, kami membawa ofisial satu atau dua orang. Mereka yang bertugas untuk memersiapkan jersey dan saat tim bermain adalah mereka yang menjaga barang-barang," kata Asisten Manajer Golok Setan FC, Doddy.

Doddy berujar bahwa kewaspaan dan keamanan barang-barang penting saat bermain bola.

Sehingga, pemain bisa berkonsentrasi di lapangan.

Oleh karena itu, para pemain tarkam membutuhkan ofisial yang menjaga.

Baca juga: Golok Setan FC, Tim Tarkam Tangerang yang Perhatian ke Pemainnya

Baca juga: Tidak Ada Bayaran Tinggi, Ini Trik Tim Golok Setan FC Dapatkan Gaet Pemain Lokal di Kompetisi Tarkam

Menurut Doddy, kesempatan sekecil apa pun dapat dimaksimalkan copet untuk mengambil barang-barang pemain yang punya nilai harga.

"Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kemalingan. Mungkin, mereka juga sudah tahu background kami (anggota polisi), sehingga tidak ada gangguan berarti seperti copet," ujar Doddy.

Ada pun tingkat kewaspaan biasanya tertuju saat seseorang yang asing hadir di banch pemain.

"Pastinya kami tau siapa-siapa anggota, official. Jika ada orang lain datang, pasti kami waspadai," sambung Doddy.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved