Pilkada Tangsel

Ketua Bawaslu Tangsel Siap Bersaksi di Mahkamah Konstitusi Terkait Pelanggaran Pilkada Tangsel 2020

Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, mengaku siap memberikan keterangan jika diminta Mahkamh Konstitusi (MK) untuk bersaksi.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, mengaku siap memberikan keterangan jika diminta Mahkamh Konstitusi (MK) untuk bersaksi. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, mengaku siap memberikan keterangan jika diminta Mahkamh Konstitusi (MK) untuk bersaksi.

Seperti diketahui, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati, mengajukan gugatan atas hasil Pilkada Tangsel 2020 ke MK.

Menurut kubu Muhamad-Saraswati, terjadi pelanggaran dan pembiaran pada pilkada tersebut sehingga Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan menang.

Sidang perdana sengketa Pilkada Tangsel itu sendiri sudah digelar, Jumat (29/1/2021) secara online.

Swardi Aritonang, kuasa hukum Muhamad-Saraswati, menyebut Bawaslu Tangsel diam kala Wali Kota Airin Rachmi Diany memanfaatkan penyaluran santunan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memenangi paslon nomor 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Selain itu, Swardi menuduh Bawaslu membiarkan kasus keterlibatan penyelenggara pada pemenangan paslon nomor 3 tanpa penindakan.

Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, menjelaskan sejak awal pihaknya sudah menyiapkan penyampaian keterangan jika diminta oleh hakim serta menjelaskan apa saja yang dilakukan pada saat tahapan Pilkada.

Terlebih, selama sidang pemeriksaan pendahuluan itu, tidak ada pokok perkara dan petitum yang berubah.

"Kapanpun Hakim meminta keterangan kami siap menyampaikan. Melampirkan bukti dan lainnya. Sejak awal sudah kami persiapkan,” kata Acep. 

Bawaslu akan diberi kesempatan menjawab pada sidang lanjutan sengketa Pilkada Tangsel 5 Februari 2021 mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua MK, Anwar Usman, sekaligus pimpinan sidang, menyatakan bukti yang dilampirkan pemohon sah.

"Pemohon mengajukan bukti P1 sampai dengan P24, cuma ada catatan untuk bukti P7 P12 dan P15 belum dileges. Bukti P7 dan P17 berupa video tidak dapat dibuka, nanti ya diatur setelah sidang ditutup. Jadi benar ya, iya dinyatakan sah," ujar Anwar.

Kubu paslon nomor 3 pun ditetapkan sebagai pihak terkait pada perkara Pilkada Tangsel 2020 itu.

"Majelis telah membaca dan mempertimbangkan sehingga menetapkan menerima Benyamin Davnie Pilar Saga sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel untuk menjadi pihak terkait dalam peekara nomor 115/PHP.KOT-XIX/2021," tutur Anwar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved