Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Video Wapres Maruf Amin Sebut Hukum Vaksinasi Covid-19 Wajib Kifayah, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Wakil Presiden atau Wapres Maruf Amin sebut hukum vaksinasi Covid-19 wajib kifayah. Ini penjelasan lengkapnya.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews/Rina Ayu
Wapres Maruf Amin sebut hukum vaksinasi Covid-19 wajib kifayah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Presiden atau Wapres Maruf Amin sebut hukum vaksinasi Covid-19 wajib kifayah.

Pernyataan Maruf Amin soal wajib kifayah menjadi hukum vaksinasi Covid-19 dibeberkannya kanal YouTube NU Channel, Kamis (28/1/2021) malam lalu.

Selain menyatakan hukum vaksin Covid-19 wajib kifayah, Maruf Amin menyatakan kewajiban vaksin bisa gugur.

Bisa gugur, kata Maruf Amin, apabila 70 persen penduduk Indonesia divaksin tercapai atau mencapai kekebalan komunal (herd immunity).

Baca juga: Relawan PMI Kabupaten Tangerang Divaksin Covid-19 untuk Mencegah Tertularnya Virus itu

Baca juga: Ribuan Tenaga Kesehatan dan Tokoh Jalani Program Vaksinasi Covid-19 Sinovac Dosis Kedua di Jakarta

Baca juga: Usai Menerima Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan di Kota Tangsel Jadi Doyan Makan

Maruf Amin yang saat itu menghadiri acara Muhasabah dan Istighatsah untuk negeri, mengatakan vaksinasi itu termasuk imunisasi.

"Vaksinasi itu juga untuk imunisasi, mencegah. Supaya kita imun. Vaksinasi (hukumnya) wajib kifayah," terangnya Maruf Amin.

Adapun status wajib kifayah bisa berakhir, dikatakan Maruf Amin, apabila proses vaksinasi sudah menjangkau 70 persen atau 182 juta penduduk Indonesia.

Angka ini, kata dia, merupakan patokan bagi Indonesia untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved