Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Ukuran Petak Makam Covid-19 di TPU Bambu Apus Dikurangi, Wagub DKI: Sesuai Kebutuhan

Mengingat lahan yang terbatas, maka pihaknya membuat stategi baru agar bisa memiliki daya tampung lebih.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Desy Selviany
Penggali kubur TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur menggali makam protap Covid-19 (Kominfotik Jakarta Timur). 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, petak makam Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur sengaja dipangkas sesuai kebutuhan.

Meski demikian, setiap bulan DKI akan menambah tempat pemakaman baru untuk mengantisipasi kebutuhan tanah makam akibat Covid-19.

“TPU Bambu Apus itu disesuaikan kebutuhannya, kami banyak tempat seperti di Rorotan, Jakarta Utara sudah siap 1.500 petak."

Baca juga: Maruf Amin: Vaksinasi Covid-19 Hukumnya Wajib Kifayah

"Nanti akan siap setiap bulan dan bertambah lagi di tempat lain,” kata Ariza di Balai Kota DKI, Jumat (29/1/2021).

Ariza mengatakan, betapapun hebatnya fasilitas yang disediakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, tidak akan berhasil apabila tidak ada dukungan dari masyarakat.

Karena itu, dia meminta masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin.

Baca juga: Edhy Prabowo Akui Doyan Minum Wine, Bayar Pakai Uang Sendiri yang Dikelola Asisten Pribadinya

“Betapapun hebatnya sanksi denda dan sebagainya, bahwa yang paling penting berpulang (kembali lagi) pada kita semua sebagai warga negara harus patuh dan taat terhadap protokol kesehatan,” tutur Ariza.

Pemprov DKI Jakarta memangkas ukuran petak makam di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kebutuhan lahan karena makam di TPU Bambu Apus yang mulai penuh.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 29 Januari 2021: 13.802 Pasien Baru, 10.138 Sembuh, 187 Meninggal

Pengawas Pelaksana Khusus Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Apus Muhaimin mengatakan, bertambahnya jenazah Covid-19 membuat pihaknya berstrategi dalam pengadaan lahan makam.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved