Breaking News:

Hukum

Pengadilan Niaga Tolak Gugatan Pailit Dua Mantan Tenaga Pemasar PT AIA Financial, Ini Alasannya

Majelis Hakim Pengadilan Niaga memutuskan menolak gugatan pailit terhadap PT AIA Financial yang diajukan oleh dua mantan tenaga pemasarnya.

Editor: Fred Mahatma TIS
AIA
ILUSTRASI PT AIA Financial (AIA). Gugatan pailit dua mantan tenaga pemasar terhadap asuransi AIA Financial ditolak Pengadilan Niaga. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan juga telah menolak gugatan ini. 

Berdasarkan Undang-Undang Kepailitan dan PKPU serta Undang-Undang Perasuransian, permohonan pernyataan pailit terhadap Perusahaan Asuransi hanya dapat diajukan oleh OJK.

Adapun perwakilan OJK, Supriyono, selaku Direktur Pengawasan Asuransi dan BPJS Kesehatan, menyampaikan dalam siaran resminya, Rabu (4/11/2020), bahwa, penolakan untuk meneruskan permohonan pailit ini diambil dengan memperhatikan kebaikan bagi seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Selanjutnya kami harapkan semua pihak dapat menyelesaikan hal ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Jaga amanah

Sebagai perusahaan asuransi jiwa terdepan dan tepercaya yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 20 tahun dan melindungi lebih dari 1 juta jiwa, AIA selalu menjunjung tinggi standar kepatuhan dan perilaku profesional yang diatur dalam kode etik perusahaan untuk melindungi para nasabah, tenaga pemasar, mitra bisnis dan karyawan.

“Terima kasih kepada masyarakat, nasabah dan mitra bisnis atas kepercayaannya kepada AIA selama ini," kata Rista.

"Kami akan terus menjaga amanah tersebut dan memberikan inovasi terbaik untuk melindungi lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Baca juga: Asuransi AIA Indonesia Kembali Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik di Asia, Ini 4 Kunci Suksesnya

Baca juga: Kini Asuransi AIA Pasarkan Produk PAYDI dengan Tatap Muka Virtual Melalui AIA DigiBuy

Ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Sebelumnya diberitakan juga, selain ke OJK, dua mantan agen AIA Kenny Leonara Raja dan Jethro juga mendaftarkan permohonan pernyataan pailit di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 27 Oktober 2020.

Direktur Hukum, Kepatuhan, dan Risiko AIA Financial Rista Qatrini Manurung mengatakan bahwa pihaknya menghargai proses hukum yang sedang berjalan.

Rista menambahkan bahwa pada prinsipnya pengadilan tidak bisa menolak permohonan perkara dari siapa pun.

Namun demikian, proses persidangan akan memeriksa serta memutus apakah permohonan tersebut memiliki dasar dan patut menurut hukum untuk diterima.

Baca juga: 25 Tahun Hadirkan Ragam Inovasi Asuransi Jiwa, Prudential Indonesia Rilis Buku Berkarya dalam Cinta

Baca juga: Asuransi Avrist Kenalkan Dana Pensiun ke Millennial dan Gen-Z via Kanal Digital, Ini Keuntungannya

Tak memiliki kewajiban terhutang

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved