Breaking News:

Melihat Ciri Materai Baru Rp 10 Ribu, Ada Hologram Berlambang Garuda 

Melihat Cirit Materai Baru Rp 10 Ribu, Ada Hologram Berlambang Garuda. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

istimewa
Materai Rp 10 ribu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Melihat lagi lebih dekat ciri umum meterai baru Rp 10 ribu, di antaranya terdapat gambar lambang negara Garuda Pancasila, angka “10.000” dan tulisan “Sepuluh Ribu Rupiah”. 

Desain baru ini menunjukkan tarif bea meterai, teks mikro modulasi “Indonesia”, blok ornamen khas Indonesia, dan seterusnya. 

"Sedangkan, ciri khususnya adalah warna meterai didominasi merah muda, serat berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama. 

Selain itu, garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila, gambar bintang, logo Kementerian Keuangan, serta tulisan “DJP”, dan sebagainya. 

Baca juga: Imigrasi Tangerang Meluncurkan Aplikasi Sistem Pengaduan Orang Asing, bagi yang Menyalahi Aturan

"Desain meterai tempel baru mengusung tema Ornamen Nusantara. Tema ini dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme," kata Hestu. 

Adapun terkait stok meterai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, masyarakat masih dapat menggunakannya sampai dengan 31 Desember 2021 dengan nilai paling sedikit Rp 9.000,00. 

"Caranya dengan membubuhkan tiga meterai masing-masing senilai Rp 3.000,00, dua meterai masing-masing Rp 6.000,00, atau meterai Rp 3.000,00 dan Rp 6.000,00 pada dokumen," pungkasnya.

Tetap Waspada yang Palsu dan Rekondisi 

Kendati materai baru, ternyata tetap ada kemungkinan yang palu dan rekondisi

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan meterai tempel bekas pakai (rekondisi). 

Meski sudah ada meterai baru Rp 10 ribu, konsumen diingatkan untuk membelinya di tempat-tempat legal agar kualitas bisa terjamin. 

"Masyarakat diimbau untuk meneliti kualitas dan memperoleh meterai tempel dari penjual yang terpercaya," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama melalui siaran pers, kemarin.

Baca juga: Pencuri Modus Ganjal ATM Dibekuk Polisi, Otaknya Pasangan Kekasih Residivism/

 Yoga menjelaskan, ketentuan dan pengaturan lebih lengkap dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021. 

"Untuk mendapatkan salinan peraturan ini dan peraturan lain dapat mengunjungi www.pajak.go.id," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, DJP memperkenalkan meterai tempel baru sebagai pengganti meterai tempel lama desain tahun 2014, kemarin. Meterai tempel baru tersebut sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.  

“Meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,” tutur Hestu.(Yanuar R. Yovanda)

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved