Breaking News:

Lahan TPU Semakin Penuh, Ukuran Makam Pasien Covid-19 di Jakarta Diperkecil, Jadi Berukuran Ini

Karena lahan makam yang terbatas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terpaksa memperkecil ukuran makam.

Editor: Mohamad Yusuf
(Kominfotik Jakarta Timur).
Penggali kubur TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur menggali makam protap Covid-19 

Seperti diberitakan sebelumnya,  Taman pemakaman umum (TPU) Bambu Apus, Jakarta Timur membuka lahan 3.000 meterpersegi untuk pemakaman jenazah pasien virus corona atau Covid-19.

Kapasitas lahan itu hanya dapat menampung 700 jenazah dengan protap Covid-19.

Baca juga: Atasi Krisis Lahan, Pemprov DKI Siapkan 17.000 Petak Makam Covid-19 di Bulan Februari

Baca juga: DKI Segerakan Pemanfaatan Lahan TPU Rorotan Untuk Pemakaman Jenazah Covid-19

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaemin mengatakan, pembukaan lahan khusus Covid-19 di TPU Bambu Apus karena lahan khusus pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon sejak Desember 2020 telah penuh.

"Luas lahan yang disediakan sekitar 3.000 meter persegi direncanakan hanya untuk 700 protap Covid-19," kata Muhaemin, Minggu (24/1/2021).

"Sampai siang tadi sudah dua jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU Bambu Apus," katanya lagi.

Dia mengatakan, pembukaan lahan pemakaman khusus Covid-19 baru ini atas permintaan warga.

Alasannya, lokasi pemakaman di TPU Tegal Alur dan TPU Srengseng Sawah dianggap warga terlalu jauh.

"Kalau di TPU Bambu Apus kan dekat, jadi memudahkan warga saat berziarah. Makanya dari warga sekitar tidak ada penolakan saat pembukaan lahan ini," katanya.

Baca juga: Kisah Penggali Makam Covid-19, Rekornya Memakamkan 50 Jenazah Sehari dari Pagi Hingga Malam Hari

Baca juga: TPU Srengseng Sawah Penuh, Pemprov DKI Jakarta Ratakan Tanah untuk Lahan Baru Pemakaman Covid-19 

Meskipun lahan makam Covid-19 di TPU Pondok Ranggon telah penuh, Muhaemin mengatakan, pihaknya telah menyediakan lahan sisa untuk pemakaman jenazah Covid-19.

Namun, sisa lahan itu hanya mampu menampung sekitar 150 jenazah.

Hingga saat ini sisa lahan itu belum bisa digunakan karena masih dilakukan pembangunan turap  untuk menjaga tanah tidak longsor saat digunakan.

Selain konstruksi turap belum rampung, kontur tanah di sisa lahan blok khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon masih labil karena faktor cuaca saat musim hujan.

"Belum tahu kapan dapat digunakan untuk pemakaman, karena tanahnya masih labil."

"Sementara jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di blok khusus TPU Bambu Apus yang baru hari ini dibuka," ucap Muhaemin.

Sementara itu, TPU Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dalam waktu dekat bakal digunakan untuk menampung jenazah suspek maupun pasien Covid-19.

Ada sekitar 6.000 petak makam yang disediakan Pemprov DKI Jakarta di lahan seluas 2 hektar tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved