Breaking News:

Pilkada

Demi Hemat Anggaran, DPP Forum Relawan Demokrasi Dukung Pilkada Serentak Tetap Digelar 2024

Pilkada serentak pada 2024 adalah bentuk nyata penghematan anggaran agar mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19.

Istimewa
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Relawan Demokrasi (Foreder), Aidil Fitri berfoto bersama Gibran Rakabuming Raka 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Relawan Demokrasi (Foreder), Aidil Fitri, mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tetap digelar secara serentak seluruhnya di tahun 2024 mendatang sesuai dengan Undang-undang Pilkada.

Aidil Fitri yang juga sebagai Koordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) ini pun membeberkan alasannya.

"Disebabkan pembahasan perubahan Undang-undang Pilkada terkesan memaksakan kehendak di tengah pemerintah dan rakyat sedang berjuang melawan Covid-19 dan tidak lah terlalu urgent," ujar Aidil Fitri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Antisipasi Pilkada Jadi Digelar 2022, DPRD Wanti-wanti Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran Darurat

Menurut dia, konsentrasi saat ini harus terfokus pada pemulihan kesehatan dan ekonomi.

"Daripada energi bangsa didorong untuk tarik menarik perdebatan politik yang tentunya menghabiskan energi banyak waktu," ujarnya.

Selain itu kata dia, Pilkada serentak pada 2024 adalah bentuk nyata penghematan anggaran agar mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19.

Selain perubahan Undang-undang Pemilu dianggap tidak mendesak saat ini, dia mengatakan, konsekuensi perubahan akan menimbulkan perdebatan panjang antar fraksi.

Baca juga: Masih Ogah Ikut Pilgub DKI 2022, Risma Sebut Takut Masuk Neraka

Kemudian, jika tidak menemui kata sepakat secara mufakat, kata dia, akan memakan waktu yang panjang. Di samping itu, kata dia, akan ada perubahan fundamental dari skenario Pilkada.

"Dimana Undang-undang Pilkada yang ada Nomor 10 tahun 2016 yang telah mengagendakan Pilkada serentak nasional tahun 2024," katanya

Maka itu, dia menilai Undang-undang Pilkada tidak harus direvisi karena tidak mendesak saat ini.

Baca juga: Ditanya Soal Potensinya di Kancah Pilgub Banten, Wali Kota Airin: Pengin Istirahat Tarik Nafas Dulu

Halaman
1234
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved