Breaking News:

Berita Jakarta

Berada di Tengah Ibu Kota, Tanah Abang Justru Ditetapkan Zona Kasus Stunting Tertinggi di Jakpus

Berada di Tengah Ibu Kota, Tanah Abang Justru Ditetapkan Zona Kasus Stunting Tertinggi di Jakarta Pusat. Berikut Selengkapnya

The Telegraph
Ilustrasi anak-anak mengalami stunting atau tubuh pendek. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan edukasi pada ibu-ibu hamil untuk mencegah terjadinya stunting atau anak kerdil di wilayah administrasi Jakarta Pusat. 

Kick off stunting di Jakarta sendiri sudah dimulai sejak Kamis (28/1) kemarin. Dari data yang ada di Jakarta Pusat ada 10 Kelurahan, salah satunya Tanah Abang yang memiliki 18 persen angka stunting.

"Kalau secara angka Tanah Abang paling besar 18 persen ada stunting. Tapi saat kita break down di masing masing kelurahan ya ada juga ada Kelurahan yang angkanya diatas 14 persen," kata Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, Jumat (29/1/2021).

Saat ini Sudin Kesehatan Jakarta Pusat masih terus melakukan pendataan mengenai hal itu. Nanti akan dipilih mana daerah yang menjadi prioritas untuk penanganan stunting di wilayah Jakarta Pusat.

Dikatakan Erizon, dari 10 Kelurahan yang ada di Jakarta Pusat yang termasuk dalam zona kasus stunting yang tinggi. 
Kecamatan Tanah Abang tercatat memiliki kelurahan dengan stunting paling banyak.

Baca juga: Siap Pasang Badan, DPRD Kab Bekasi Minta Tenaga Kesehatan dan Warga Tak Menolak Vaksinasi Covid-19

Ada enam kelurahan yang tercatat yaitu Kelurahan Bendung Hilir, Kelurahan Karet Tengsin, Kelurahan Kebon Melati, Kelurahan Kampung Bali, Kelurahan Petamburan, dan Kelurahan Gelora.  

Sementara empat kelurahan lainnya tersebar di kecamatan Sawah Besar, Johar Baru, dan Cempaka Putih.  

"Tapi nanti yang kita pilih yang prioritas lah nanti ada tim yang bekerja mana yang akan menjadi prioritas sesuai arahan presiden," katanya.

Baca juga: Keterangan MA Berubah-ubah, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Pemeran Pria Kasus Asusila Halte Senen

Menurut Erizon, pemberian edukasi pada ibu-ibu hamil untuk mencegah terjadinya stunting sangatlah penting. Untuk itu pada Bulan Februari pihaknya akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

"Pencegahan stunting kan dimulai sejak 1000 hari kehamilan, jadi bagaimana ibu- ibu hamil itu paham tentang kesehatannya. Yang paling penting adalah edukasi dulu," ucapnya. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved