Kamis, 14 Mei 2026

Berita Jakarta

Bentuk SIBAT, PMI dan Pemkot Jakarta Selatan Kolaborasi Gandeng Masyarakat Hadapi Bencana Bersama

Bentuk SIBAT, PMI dan Pemkot Jakarta Selatan Kolaborasi Gandeng Masyarakat Hadapi Bencana Bersama. Berikut Selengkapnya

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji bersama Petugas PMI Jakarta Selatan usai meresmikan Kampung Tangguh Bencana di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (28/1/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Curah hujan yang tinggi serta kerawanan bencana banjir di sejumlah titik Ibu Kota, khususnya Jakarta Selatan menjadi tanggung jawab bersama.

Tidak hanya pemerintah semata, masyarakat pun diharapkan turut serta dalam penanggulangan bencana berkesinambungan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Markas PMI Jakarta Selatan, Muhammad Adnan menjadi dasar pihaknya bersama Pemerintah Kotamadya (Pemkot) Jakarta Selatan membentuk Relawan SIBAT, Siaga Bencana Berbasis Masyarakat.

SIBAT yang berasal dari unsur masyarakat dijelaskannya merupakan bentuk gerakan dari Kampung Tangguh Bencana.

Mereka yang tergabung dalam SIBAT ditegaskannya garda terdepan dalam melaporkan hingga menanggulangi bencana yang terjadi di wilayahnya masing-masing.

"Siaga Bencana Berbasis Masyarakat-SIBAT berasal dari masyarakat setempat. Mereka kita latih, Jadi mereka adalah relawan pertama kalau nanti ada bencana, misal banjir sampai kebakaran," jelas Adnan dihubungi pada Jumat (29/1/2021). 

Baca juga: Sarapan Pagi Bersama Wakil Gubernur Bali, Sandiaga Uno Bakal Hadirkan Wisata Pendidikan di Bali

Berbekal pelatihan dasar penanggulangan bencana, relawan SIBAT lanjutnya, diharapkan dapat berkordinasi dengan PMI maupun Pemerintah Daerah. 

Terlebih mengenai kebutuhan para korban bencana di posko pengungsian ketika terjadi hingga pasca bencana.

"Mereka siaga 24 jam, kalau ada bencana mereka langsung bergerak. Tugasnya melaporkan dan berkordinasi, ini bentuk kolaborasi PMI, Pemda dan masyarakat dalam menanggulangi bencana, sehingga penanganan bisa cepat," jelas Adnan.

"Misal kalau ada yang sakit langsung ditangani, kebutuhan pokok dipenuhi dan hal-hal yang menyangkut keselamatan masyarakat selama di pengungsian," tambahnya. 

Baca juga: Antisipasi Genangan-Banjir, Isnawa Adji Ingatkan Jajarannya Gerak Cepat & Berkolaborasi Masyarakat

Kesiapsiagaan serta kolaborasi seluruh stake holder diungkapkan Adnan sangat diperlukan, khususnya jelang puncak musim penghujan yang bersamaan dengan masa tanggap darurat covid-19.

Mendukung gerakan tersebut, PMI Jakarta Selatan bersama Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji menyerahkan sejumlah perlengkapan kepada warga Kampung Tangguh Bencana di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (28/1/2021).

Di antaranya satu unit senter, satu unit megaphone serta sejumlah perlengkapan kedaruratan bencana lainnya.

"Kesiapsiagaan harus 24 jam, apalagi curah hujan seperti ini (curah hujan tinggi), kita stand by terus. Lewat pelatihan dan bantuan yang diberikan, harapannya agar masyarakat siap menghadapi bencana," jelasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved