Breaking News:

PERHATIAN, Masa Relaksasi Iuran BPJamsostek Selesai Akhir Januari

Direktur Kepesertaan BPJamsostek E Ilyas Lubis mengatakan agar peserta maupun pemberi kerja untuk mempersiapkan diri menjelang berakhirnya relaksasi.

Istimewa
Ilustrasi berakhirnya masa relaksasi iuran BPJamsostek berakhir pada akhir Januari 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masa relaksasi iuran BPJamsostek akan selesai pada akhir Januari ini.

Sehingga pada Februari mendatang, peserta kembali dikenakan iuran dan denda dengan tarif normal dengan batas waktu pembayaran setiap tanggal 15 di setiap bulannya.

Direktur Kepesertaan BPJamsostek E Ilyas Lubis mengatakan agar peserta maupun pemberi kerja untuk mempersiapkan diri menjelang berakhirnya relaksasi iuran.. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi para pemberi kerja dan peserta dalam program ini, sehingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di era pandemi Covid-19 dapat terus terjaga," kata Ilyas melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: PPKM Diperpanjang, 153 WNA China Tetap Masuk Indonesia Lewat Bandara Soetta, ini Kata Imigrasi

Baca juga: Istana Negara Turun Tangan Kasus Penghinaan Natalius Pigai, Minta Polisi Tindak Ambroncius Nababan

Baca juga: 119 Jenazah Covid-19 Telah Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel, Tapi Upah Penggali Kubur Belum Dibayar

Program Relaksasi Iuran BPJamsostek telah berjalan selama 6 bulan sejak Agustus 2020, setelah pemerintah resmi mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Selama Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). 

Langkah yang diambil pemerintah tersebut tidak lepas dari efek pandemi Covid-19 yang memberikan dampak cukup signifikan bagi sektor ekonomi, salah satunya adalah keberlangsungan usaha dari level industri hingga UMKM dan jasa konstruksi. 

"Relaksasi Iuran merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meringankan beban para pelaku usaha, pekerja informal dan sektor jasa konstruksi, sehingga secara tidak langsung dapat mempertahankan keberlangsungan usaha mereka dan menjamin keberlanjutan perlindungan jaminan sosial bagi pekerjanya maupun dirinya sendiri," katanya.

Ilustrasi berakhirnya masa relaksasi iuran BPJamsostek berakhir pada akhir Januari 2021.
Ilustrasi berakhirnya masa relaksasi iuran BPJamsostek berakhir pada akhir Januari 2021. (Istimewa)

Selama masa relaksasi, BPJamsostek telah memberikan keringanan iuran Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar 99 persen, atau dengan kata lain cukup membayar 1 persen saja.

Selanjutnya penundaan sebagian iuran Jaminan Pensiun sebesar 99 persen, penurunan denda keterlambatan pembayaran iuran menjadi 0.5 persen dan perubahan batas waktu pembayaran iuran. 

Baca juga: PERHATIAN! Tak hanya Penjual, Pengguna Surat Swab Palsu juga Bisa Dipidana Hingga 12 Tahun Penjara

Baca juga: Viral Video Gerombolan 30 Remaja Hendak Tawuran, Cegat Lawannya Pakai Celurit, Rampas Motornya

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Ini Jam Operasional Bus Transjakarta

Sementara itu, Kepala Kantor BPJamsotek cabang Jakarta Rawamangun, Aland Lucy Patitty mengungkapkan, berakhirnya masa relaksasi iuran akan diiringi dengan peningkatan layanan kepada peserta.

"Semoga stimulus yang diberikan pemerintah melalui relaksasi iuran BPJamsostek ini mampu membangkitkan perekonomian Indonesia dan memastikan keberlanjutan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja," kata Aland. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved