Breaking News:

Penerapan PPKM Jilid 2 di Kabupaten Bekasi Lebih Fokus Melacak Klaster Industri Karena Hal Ini

penerapan PPKM jilid kedua ini, pihaknya akan fokus dalam pelacakan kasus Covid-19 di klaster industri.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diperpanjang selama dua pekan sejak 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan penerapan PPKM jilid kedua ini, pihaknya akan fokus dalam pelacakan kasus Covid-19 di klaster industri.

Sebab, klaster industri penyumbang angka Covid-19 terbanyak di Kabupaten Bekasi.

Bahkan hingga saat ini jumlah pekerja industri terpapar Covid-19 masih cukup tinggi.

"Arahan Pak Sekda tadi kita akan maksimalkan pelacakan di kawasan hingga 8 Februari nanti," imbuh Alamsyah pada Kamis (28/1/2021).

Pelacakan kasus ini sesuai Instruksi Bupati Bekasi Nomor 2 Tahun 2021 terkait penguatan kemampuan tracking, sistem dan manajemen tracing.

Tak hanya di kawasan industri, Bupati Bekasi juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 360/SE-12/BPBD, terkait perpanjangan PPKM dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 pada sektor usaha kepariwisataan dan perdagangan atau area publik.

"Saya rasa segenap elemen masyarakat termasuk pelaku usaha dapat memahami dan mau mengikuti aturan yang tertuang dalam surat edaran tersebut," katanya.

Perpanjangan PPKM itu sudah tertuang Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor 360/Kep.97-BPBD/2021 dalam menindaklanjuti Keputusan Gubernur Jabar Nomor:443/Kep.33-Hukham/2021 serta Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021

Terkait aturan dalam penerapan PPKM masih sama seperti PPKM pertama.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved