Breaking News:

Serial Televisi

Nama AKBP Harun Kapolres Bogor Jadi Viral Gara-gara Sinetron Ikatan Cinta, Pernah Jadi Penyidik KPK

Sosok AKBP Harun Kapolres Bogor Kota menjadi populer lantaran marah dan membubarkan kerumunan warga saat lihat syuting Ikatan Cinta

Editor: Dian Anditya Mutiara
Kolase foto/net
Kapolres Bogor AKBP Harun jadi populer berhubugan dengan Sinetron Ikatan Cinta 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -- Kerumunan warga di lokas syuting sinetron Ikatan Cinta dibubarkan polisi.

Seorang polisi bernama AKBP Harun memarahi warga di lokasi syuting itu. 

Kerumunan massa tersebut dinilai melanggar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali yang diberlakukan.

Kini nama AKBP Harun mendadak jadi perbincangan.

Kapolres Bogor AKBP Harun marah besar gara-gara syuting sinetron Ikatan Cinta terjadi kerumunan di wilayah hukumannya.

Baca juga: Polisi Bubarkan Kerumunan di Lokasi Syuting Film Ikatan Cinta, Ini Kata Kapolres Bogor

Bukan cuma sekali dua kali. Tapi sudah tiga bulan. 

Dalam video singkat dari Polsek Megamendung yang diterima TribunnewsBogor.com, polisi berupaya membubarkan kerumunan warga di sekitar lokasi syuting.

Video kerumunan warga di sekitar lokasi syuting sinetron Ikatan Cinta tersebut diambil pada 17 Januari 2021 lalu.

Nekat, warga berkerumun nonton syuting sinetron Ikatan Cinta di kawasan Gunung Geulis, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, saat pandemi virus corona jadi viral di media sosial (medsos). Ada warga rela nonton syuting Ikatan Cinta sambil gendong balita di tengah pandemi Covid-19.
Nekat, warga berkerumun nonton syuting sinetron Ikatan Cinta di kawasan Gunung Geulis, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, saat pandemi virus corona jadi viral di media sosial (medsos). Ada warga rela nonton syuting Ikatan Cinta sambil gendong balita di tengah pandemi Covid-19. (Kolase Wartakotalive.com/Istimewa/Wikipedia)

Dalam video tersebut terlihat warga mulai dari anak-anak hingga dewasa berkumpul di depan pintu gerbang masuk menuju lokasi syuting.

"Silakan saya imbau siapa pun yang ada di sini membubarkan diri, sayangi anak-anaknya, sekarang masa Covid-19," kata petugas saat membubarkan massa dalam video tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved