Breaking News:

Keuangan

Terus Genjot Pendapatan Negara, Sri Mulyani: Risiko Covid-19 Bukan Jadi Alasan Pesimistis di 2021

Sri Mulyani menegaskan, pemerintah akan terus berupaya mengembangkan instrumen kebijakan untuk penanganan pandemi Covid-19

Penulis:
Editor: Feryanto Hadi
youtube
Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis ekonomi Indonesia akan membaik di tahun 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA --- Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan akan bekerja keras untuk bisa mencapai target penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). 

Lalu, dia menyampaikan, dari sisi belanja negara akan dibelanjakan Rp 2.750 triliun dengan rincian belanja pemerintah pusat mencapai Rp 1.954,5 triliun dan transfer ke daerah mencapai Rp 795,5 triliun. 

“Kita semua tahu bahwa risiko masih ada. Namun, itu tidak menjadi alasan untuk kita menjadi pesimis," ujarnya dalam webinar yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dengan tema "Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021: Harapan, Tantangan dan Strategi Kebijakan", Rabu (27/01/2021). 

Baca juga: Sektor Komunikasi Diprediksi Menjadi Sumber Pertumbuhan Investasi Indonesia pada 2021

Baca juga: Praktik Pom-pom Saham Diduga Mulai Libatkan Influencer, Begini Tanggapan OJK

Menurutnya, justru kewaspadaan makin tinggi, membuat akan semakin teliti dan tetap menjaga semangat untuk memulihkan masyarakat dan perekonomian. 

"Oleh karena itu, pemerintah akan terus juga mendukung seluruh reformasi di dalam situasi bahkan krisis Covid-19,” kata Sri Mulyani. 

Selanjutnya, pemerintah akan terus berupaya mengembangkan instrumen kebijakan untuk penanganan pandemi Covid-19, mendorong akselerasi pemulihan ekonomi nasional, serta dengan meningkatkan reformasi di berbagai bidang. 

Baca juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani: Realisasi Pembiayaan Utang Capai Rp 1.226 Triliun di 2020

“Saya berharap Universitas Indonesia akan menjadi kampus yang mampu menjadi partner yang reliable di dalam merumuskan kebijakan-kebijakan yang baik dan penting bagi bangsa Indonesia. Tidak hanya hari ini, tapi juga ke depan,” pungkas Sri Mulyani.

Realisasi pembayaran utang

Kementerian Keuangan menyatakan, pemerintah mengelola pembiayaan anggaran secara hati-hati dan terukur dalam pemenuhan kebutuhan defisit anggaran dan mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, selain itu pemerintah memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia (BI).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved