Breaking News:

Pilkada 2020

PROF DENNY Indrayana Minta MK Batalkan Kemenangan Sahbirin Noor di Pilkada Kalimantan Selatan 2020

Denny Indrayana minta hakim MK batalkan kemenangan pasangan Sahbirin Noor-Muhidin yang telah ditetapkan oleh KPU Kalimantan Selatan.

photocollage/wartakotalive.com/kompas.com/tribunnews
Denny Indrayana minta hakim MK batalkan kemenangan pasangan Sahbirin Noor-Muhidin yang telah ditetapkan oleh KPU Kalimantan Selatan. Sidang gugatan Denny Indrayana kemarin mulai digelar di Mahkamah konsitusi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Prof Denny Indrayana gugatan putusan KPU Kalsel terkait kemenangan Gubernur Petahana Sahbirin Noor dalam Pilkada 2020 Kalimantan Selatan.  

Sidang perdana gugatan Denny Indrayana-Difriadi (Denny-Difri) ke Mahkamah Konsitusi terkait kemenangan pasangan Sahbirin Noor-Muhidin berlangsung Selasa (26/1/2021). 

Denny Indrayana kepada Wartakotalive.com membenarkan gugatan tersebut dan berharap hakim MK mengabulkan permohonannya tersebut. 

"Intinya dalam permohonan kami menyampaikan telah dilanggar prinsip pemilu yang jujur dan adil. Saya minta agar petahana (Sahbirin Noor) didiskualifikasi atas kemenangan tersebut karena melaukan sejumlah pelanggaran," ujar Denny Indrayana, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: DENNY Indrayana Galang Dana Rp 5.000 untuk Gugat Hasil Pilkada 2020 Kalsel ke Mahkamah Konstitusi

Baca juga: DENNY Indrayana Kuasai 61% Kabupaten/Kota tapi Kalah dari Gubernur Sahbirin Noor yang Menang di 38%

Denny Pun membeberkan beberapa dugaan pelanggaran yang dilakukan pasangan Sahbirin Noor-Muhidin.

1. Bansos Covid-19 Disalahgunakan

Menurut Denny, Sahbirin Noor yang merupakan Gubernur Kalsel incumbent (petahana) telah menyalahgunakan kewenangan dan anggaran untuk keuntungan pribadi.

Denny mencontohkan, bantuan sosial (bansos) Covid-19 berupa paket sembako yang disebarkan di seluruh Kalsel, seolah-olah jadi bantuan pribadi.  

2. Penyalahgunaan Program Covid-19

Gubernur Sahbirin Noor juga dinilai menyalahgunaan sejumlah program atau kegiatan terkait penangan pandemi Virus Corona atau Covid-19 untuk kepentingannya.

Dia memberi contoh, pembuatan spanduk Covid-19, pemasangan tandon air dan alat cuci tangan, ditempeli stiker petahana. 

"Semua lini dijadikan alat kampanye dan sosialisasi oleh petahana yang menggerakan tak hanya program dan kegiatan juga jajaran di pemerintahan," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved