Breaking News:

Destinasi

Gunakan Konsep Pentahelix, Kemenparekraf Perkenalkan 10 Desa dan Kawasan Wisata Lewat Virtual Tour

Konsep pentahelix menggabungkan sinergi antara pemerintah, akademisi, pengusaha, masyarakat atau komunitas serta media.

Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam konferensi pers virtual 'Virtual Indonesia: Surga Yang Tersembunyi', Rabu (27/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya yang melimpah dari Sabang hingga Merauke, potensi ini tentunya wajib digali untuk mengembangkan ekosistem pariwisata serta ekonomi kreatif nasional.

Di masa pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus berupaya memperkenalkan potensi wisata berbagai daerah melalui beragam program.

Menparekraf/Kepala Baparekraf Sandiaga Uno pun menekankan bahwa pemerintah mengusung konsep pentahelix untuk mengembangkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga: Detik-detik Kepanikan Pasien saat Kebakaran Melanda RS Sentra Medika Cibinong

Baca juga: Sandiaga Uno Optimistis Bisa Lahirkan 244 Desa Wisata Maju, Mandiri dan Tersertifikasi

Konsep pentahelix menggabungkan sinergi antara pemerintah, akademisi, pengusaha, masyarakat atau komunitas serta media.

"Ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus terus dikembangkan dengan konsep kolaborasi pentahelix," ujar Sandiaga, dalam konferensi pers virtual 'Virtual Indonesia: Surga Yang Tersembunyi', Rabu (27/1/2021).

Dalam upaya mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif ini, Kemenparekraf pun turut menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Serta Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) hingga pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif seperti Traval.co dan CAVENTER Indonesia.

Baca juga: Sandiaga Uno: Desa Wisata Jadi Jawaban Tantangan Wisata Berkelanjutan

"Kami bekerja sama dengan ASIDEWI maupun Kemendes. Yang paling penting ini seperti Traval.co, CAVENTER adalah pegiat ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Melalui kolaborasi ini, kata Sandiaga, Kemenparekraf akan memperkenalkan 10 desa dan kawasan wisata potensial melalui virtual tour.

"Nah hari ini terobosan Kemenparekraf yang terbaru dalam memperkenalkan desa wisata adalah berkolaborasi dengan Traval.co dan CAVENTER. Bersama-sama kami akan melaksanakan tour virtual 10 desa dan kawasan wisata yang tersebar di seluruh Indonesia," tegas Sandiaga.

Baca juga: Buka Lapangan Kerja Lewat Kearifan Lokal, Sandi Dukung Penuh Pengembangan Desa Wisata Ekang Angculai

Ia menambahkan, 10 desa dan kawasan wisata potensial ini tersebar mulai dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia.

"Dari wilayah Indonesia Barat hingga Indonesia Timur, kegiatan ini dinamakan 'Virtual Indonesia: Surga Yang Tersembunyi, The Hidden Heaven," jelas Sandiaga.

Virtual tour ini akan ditayangkan secara daring di kanal youtube Pesona Indonesia, setiap Sabtu dan Minggu, mulai 30 Januari hingga 28 Februari 2021, pukul 10.00 WIB.

Penulis: Fitri Wulandari

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved