Breaking News:

Kisah Penggali Makam Covid-19, Rekornya Memakamkan 50 Jenazah Sehari dari Pagi Hingga Malam Hari

Penggali makam Covid-19 ini pernah mencetak rekor memakamkan 50 jenazah dalam sehari dari pagi sampai malam hari.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Saman (tengah) saat beristirahat bersama para penggali makam khusus Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suka duka menjadi penggali makam untuk jenazah Covid-19 diceritakan Saman (55), salah seorang penggali makam di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Saman  tak pernah menyangka sebelumnya, profesinya sebagai penggali makam membuat dirinya menjadi bagian dari pandemi Covid-19 yang menimpa Tanah Air sejak 10 bulan lalu ini.

Bagaimana tidak, sejak menjalani pekerjaan sebagai penggali makam pada 2000 lalu, baru tahun ini dirinya merasakan padatnya kerjaan yang membuatnya nyaris tak sempat selonjorkan kakinya.

Baca juga: Tidak Lagi Dibayar Harian Tapi Mingguan, Para Penggali Makam Covid-19 TPU Jombang Berunjuk Rasa

Sejak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka lahan baru khusus pemakaman protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah 16 hari lalu.

Sejak saat itu pula dirinya disibukan menggali dan turut memakamkan jenazah menggunakan protokol Covid-19.

"Wah waktu awal-awal (TPU Srengseng Sawah jadi lokasi pemakaman protokol Covid-19) mah sampe puluhan makam yang digali," ujarnya kepada Warta Kota di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Cerita Penggali Makam, sudah Kuburkan 1.500 Jenazah Covid-19: Kami sudah Lelah, Kapan ini Berakhir?

Diawal pengoperasian TPU Srengseng Sawah, petugas penggali makam dibantu sebuah alat berat berupa eskavator yang menggali lobang makam untuk digunakan mengubur jenazah.

"Karena kan banyak ya sampai puluhan makam, kalau digali manual bisa pingsan Bu," katanya seraya tertawa kecil.

Setelah digali menggunakan eskatavor, Saman menceritakan dirinya dan para penggali lainnya melanjutkan pekerjaan dengan mengatur lobang satu-satu dan membatasi antara lobang makam yang satu dengan yang lainnya.

Baca juga: Upah Penggali Makam Telat Dibayar, Kepala TPU Jombang : Sejak Maret Sampai Rp 60 Juta Saya Talangi

Seiring berjalannya waktu dan lahan yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta seluas 5.000 meter persegi itu terisi, Saman mengaku jam kerjanya mulai berkurang.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved