Breaking News:

Kawanan Perampok Spesialis Minimarket Bawa Kabur Rp 36 Juta, Dihabiskan untuk Beli Ekstasi

Menurut Dwi Yanuar, karena pengguna narkoba itulah, diduga kuat uang hasil kejahatan para pelaku kerap dihabiskan untuk membeli narkoba jenis ekstasi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Konpers pengungkapan kawanan perampok minimarket di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/1/2021). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan didampingi Panit 2 Unit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum PMJ, AKP Dwi Yanuar Mukti. 

WARTAKOTA, SEMANGGI - Subdit 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuk lima pelaku kelompok perampok spesialis minimarket dari sejumlah tempat di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (20/1/2021) sampai Kamis (21/1/2021).

Pimpinan perampok spesialis minimarket kawanan ini yakni RJ (20) terpaksa harus dilumpuhkan petugas dengan tembakan di kakinya, karena mencoba kabur saat akan dibekuk.

Kelima perampok spesialis minimarket  tersebut kemudian diamankan di Mapolda Metro Jaya.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, 153 WNA China Tetap Masuk Indonesia Lewat Bandara Soetta, ini Kata Imigrasi

Baca juga: Istana Negara Turun Tangan Kasus Penghinaan Natalius Pigai, Minta Polisi Tindak Ambroncius Nababan

Baca juga: 119 Jenazah Covid-19 Telah Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel, Tapi Upah Penggali Kubur Belum Dibayar

Lima pelaku yang dibekuk adalah RJ (20), WAM (20), MFA (26), AG (19) alias Dihan dan MNU (18), selaku penadah handphone hasil kejahatan pelaku

Panit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Dwi Yanuar Mukti memastikan bahwa hasil terakhir tes urine terhadap para pelaku, kelimanya dipastikan positif narkoba jenis amphetamine.

"Ya, betul. Kelimanya dipastikan positif narkoba, amphetamine," kata Dwi Yanuar saat dikonfirmasi Warta Kota, Selasa (16/1/2021).

Menurut Dwi Yanuar, karena pengguna narkoba itulah, diduga kuat uang hasil kejahatan para pelaku kerap dihabiskan untuk membeli narkoba jenis amphetamine yakni ekstasi.

"Diduga uang hasil kejahatan dihabiskan para pelaku untuk konsumsi narkoba," kata Dwi.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan para pelaku rata-rata berusia remaja atau pemuda.

"Dari pengakuannya, status mereka adalah pengangguran dan putus sekolah," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/1/2021).

Kawanan ini katanya biasa beraksi di kawasan Bogor, Tangsel hingga Tangerang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved