Breaking News:

Berita Internasional

Biden Ragu Senat AS Berikan Cukup Suara Untuk Bisa Makzulkan Donald Trump

Biden pesimis jika 17 Senator Partai Republik akan memilih untuk menghukum Donald Trump rekan satu partai mereka itu.

ABC News
Joe Biden dan Donald Trump 

WARTAKOTALIVE.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada hari Senin kemarin mengatakan kepada CNN bahwa ia tidak yakin akan ada cukup suara di Senat dari Partai Republik untuk menghukum mantan Presiden AS Donald Trump setelah dimakzulkan di parlemen untuk kali kedua.

"Saya pikir (pemakzulan) itu harus terjadi, akan ada efek yang lebih buruk jika itu tidak terjadi," kata Biden kepada Kaitlan Collins dari CNN.

Pernyataan tersebut ia sampaikan merujuk pada sidang pemakzulan Trump yang akan digelar beberala waktu ke depan.

Baca juga: Biden Pecat Direktur VOA yang Tarik Koresponden di Gedung Putih Asal Indonesia, Patsy Widakuswara

Jill Biden dan Joe Biden
Jill Biden dan Joe Biden (instagram)

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (26/1/2021), ia menilai bahwa hasilnya tentu akan berbeda jika Trump memiliki sisa waktu enam bulan di Oval Office.

Kendati demikian, Biden pesimis jika 17 Senator Partai Republik akan memilih untuk menghukum rekan satu partai mereka itu.

"Senat telah berubah sejak saya berada di sana, tetapi tidak banyak berubah," jelas Biden.

Baca juga: PIDATO Lengkap Joe Biden Usai Dilantik Menjadi Presiden AS: Saya akan Membela Amerika!

Pada Senin malam, artikel terkait pemakzulan telah dikirimkan ke Senat, yang secara resmi memicu berlangsungnya persidangan pemakzulan kedua terhadap Trump di Senat.

Diperlukan 67 Senator untuk menjatuhkan hukuman bagi Trump di majelis tinggi AS.

Ketua Mahkamah Agung John Roberts, yang memimpin sidang saat pemakzulan pertama Trump, tidak akan melakukannya kali ini.

Ini tentunya memberi jalan bagi Senator Patrick Leahy, karena Konstitusi AS mengatakan bahwa Ketua hakim harus memimpin saat seorang 'presiden petahana' sedang dimakzulkan.

Halaman
12
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved