Breaking News:

Berita Nasional

Tuai Banyak Sindiran, Budiman Sudjatmiko Bantah Minta Jatah Jadi Komisaris: Tiba-tiba saya Dihubungi

Budiman Sudjatmiko mengaku tiba-tiba ia duhubungi dan dikirimi surat pengangkatan sebagai komisaris independen di PTPN VIII

Editor: Feryanto Hadi
Kristian Erdianto
Politisi PDI P Budiman Sudjatmiko membantah bahwa dirinya yang meminta menjadi komisaris kepada Menteri BUMN Erick Tohir 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mendapatkan banyak sindiran setelah dirinya menerima pengangkatan sebagai Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V.

Budiman dianggap sudah 'menggadaikan' idealismenya yang terbangun sejak dirinya menjadi seorang aktivis.

Budiman dikenal aktivis dan politikus yang anti terhadap orde baru dan kepemimpinannya. Bahkan, ia pernah merasakan penjara di masa orde baru.

Dan kini, Budiman dituding diangkat menjadi komisaris BUMN melalui 'jalur khusus' lantaran dirinya merupakan tim sukses Joko Widodo-Maruf Amin dalam pemilihan presiden tahun lalu.

Baca juga: Megawati Bicara Banjir Kalsel, Rachland Demokrat: Bagaimana dengan Keppres yang Madam Tandatangani?

Baca juga: Jansen Sitindaon Sayangkan Budiman Sudjatmiko Hanya Jadi Komisaris, Harusnya di Ring Satu Istana

penganggkatan dirinya juga dianggap tidak lepas karena dia adalah kader partai penguasa.

Salah satu kritikan datang dari aktivis Dandhy Laksono.

Dalam akun Twitternya, Dhandy menyinggung soal pengangkatan Budiman Sudjatmiko sebagai komisaris perkebunan kelapa sawit.

Dengan nada satir, Dandhy juga meminta agar Budiman Sudjatmiko tidak dibully.

Baca juga: Beri Selamat kepada Budiman Sudjatmiko, Ferdinand Hutahaen Didoakan Segera Menyusul Jadi Komisaris

Baca juga: Sempat Kritis, Anggota FBR yang Bentrok dengan Kelompok Kei di Bekasi Meninggal Dunia

"Menolak hak penentuan nasib sendiri bagi Papua, menerima posisi komisaris perkebunan sawit, dan hutan Papua sedang dikepung sawit. Seperti menolak kemerdekaan Kuba dari Spanyol, dan menjadi komisaris perkebunan tebu. Kenapa dibully? Bukankah ini yang disebut konsisten? :)," sindir Dandhy Laksono di akun Twitternya, Sabtu (23/1/2021).

Sementara itu, Budiman mendapat pembelaan dari rekannya, Muannas Alaidid.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved